Besok Masa Tenggang Registrasi Ulang SIM Prabayar, Ketahui Tahapannya

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 28 Feb 2018 22:57 WIB
telekomunikasi
Besok Masa Tenggang Registrasi Ulang SIM Prabayar, Ketahui Tahapannya
Jajaran perwakilan operator telekomunikasi bersama Kementrian Kominfo dalam konferensi pers terkait registrasi ulang kartu SIM prabara di kantor Kementrian Kominfo, Jakarta, hari ini.

Jakarta: Hari ini Rabu, 28 Desember 2018, Kementerian Kominfo mengumumkan bahwa sampai dengan pukul 12.52 WIB tercatat sudah ada 305.782.219 nomor pengguna SIM prabayar yang sudah melakukan registrasi.

Perlu diketahui bahwa hari ini adalah hari terakhir masa regitsrasi ulang SIM prabayar dan Kementerian Kominfo sudah ketok palu bahwa besok adalah masa tenggang bagi pelanggan prabayar yang belum melakukan registrasi ulang.

Lewat konferensi pers yang digelar Kementerian Kominfo di kantor pusat kawasan Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, diumumkan bahwa masa tenggang ini memiliki beberapa tahapan yang tiap tahapnya terdapat sanksi apabila belum melakukan registrasi ulang.

"Pelanggan yang tidak melakukan registrasi ulang sampai 28 Februari 2018, akan dilakukan pemblokiran layanan secara bertahap,” ungkap Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M.Ramli.

Ramli menyebutkan masih ada sisa sekitar 76 juta nomor pelanggan prabayar yang belum melakukan registrasi. Apabila pada pengumuman pertama kebijakan ini di tahun 2017 disebutkan bahwa masa tenggang hanya 30 hari, tapi tampaknya Kementrian Kominfo masih memberikan kelonggaran.

Ramli menjelaskan bahwa mulai 1 Maret 2018, sanksi yang dikenakan berupa pemblokiran layanan panggilan keluar (outgoing call) dan layanan pesan singkat keluar (outgoing SMS). Pelanggan masih bisa menerima telepon dan SMS masuk serta menggunakan koneksi internet dari nomornya.

Masa tenggang tersebut berlaku hingga 31 Maret 2018. Apabila masih tidak melakukan registrasi ulang maka terhitung 1 April 2018 akan masuk ke dalam masa tenggang kedua dengan sanksi tambahan.

Nomor SIM prabayar yang belum melakukan registrasi ulang tidak akan bisa melakukan panggilan dan SMS keluar (outgoing) sekaligus menerima panggilan dan SMS masuk (incoming) namun mereka masih bisa menggunakan layanan koneksi internet.

Baru di akhir bulan April 2018 nomor SIM prabayar yang masih nakal tidak melakukan registrasi ulang akan diblokir total, layanan koneksi internet juga tidak bisa digunakan. Pihak Kominfo masih menegaskan selama masa tenggang mereka tetap masih bisa melakukan registrasi ulang, baik lewat SMS maupun halaman situs yang disediakan operator.

Untuk proses registrasi yang bermasalah, Kementerian Kominfo menganjurkan pemilik nomor untuk langsung melaporkannya ke gerai layanan masing-masing operator dengan membawa berkas KTP sekaligus KK.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.