Media Besar AS Tinggalkan BlackBerry 10

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 01 Jan 2018 10:43 WIB
blackberry
Media Besar AS Tinggalkan BlackBerry 10
Publikasi Nwe York Times mengumumkan penghentian dukungan untuk aplikasi versi BlackBerry 10 mulai Februari 2018.

Jakarta: Setelah WhatsApp mengumumkan penghentian dukungan untuk aplikasi versi BlackBerry 10 pada akhir tahun 2017 lalu, kini giliran publikasi seperti New York Times yang juga menghentikan aplikasinya pada sistem operasi tersebut.

New York Times mengumumkan penghentian dukungan untuk aplikasi versi BB10 tersebut mulai bulan Februari mendatang. Keputusan ini mengharuskan pengguna perangkat BB10, termasuk BlackBerry Passport untuk mengakses informasi dari New York Times melalui situs mobile.

Versi situs mobile hadir dengan desain dan konten serupa aplikasi versi BB10, namun berbekal halaman home lebih interaktif. Pengiriman ke rumah dan pelanggan digital tetap berbekal kemampuan untuk menampilkan berita dalam jumlah tidak terbatas.

Sementara itu, pengguna tidak berlangganan akan dapat menikmati kemampuan menampilkan berita secara gratis dalam jumlah terbatas pada setiap bulannya. Sebelumnya, BB 10 dikenal masyarakat sebagai sistem operasi dengan dukungan aplikasi berjumlah terbatas.

Namun, perangkat BlackBerry dengan dukungan sistem operasi Android, seperti BlackBerry KEYone, BlackBerry Motion, atau BlackBerry Priv, tetap dapat menggunakan aplikasi tersebut. Pengguna perangkat Android lain juga dapat menemukan aplikasi ini di Google Play Store.

Dukungan untuk aplikasi karya BlackBerry belum berhenti, sebab Uber mengumumkan kehadiran layanannya di aplikasi BBM pada bulan Desember lalu. Sebelumnya Uber hanya bisa dipesan via layanan Facebook Messenger jadi pemesanan transportasi lebih mudah dalam satu aplikasi.

Sementara itu, BlackBerry menerima keputusan Badan Dagang Internasional (ICC) bahwa mereka harus membayar Nokia senilai USD137 juta (Rp1,9 triliun) terkait pertengkaran kontrak. Nokia menuduh BlackBerry tidak memberikan bayaran seperti yang tertulis pada kontrak lisensi paten dan membawa masalah ini ke panel arbitrasi ICC. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.