Earbud Buatan LINE Ini Punya Kecerdasan Buatan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 12 Nov 2017 13:16 WIB
line
Earbud Buatan LINE Ini Punya Kecerdasan Buatan
Tampilan earbud MARS buatan LINE serta kemasannya.

Metrotvnews.com: LINE kian agresif mengembangan teknologi kecerdasan buatan. Tidak hanya lewat aplikasi, tetapi juga lewat hardware atau perangkat. Kini, mereka menciptakan sebuah earbud dengan teknologi kecerdasan buatan.

Berdasarkan rilis yang dibagikan oleh pihak LINE, disebutkan earbud mereka yang diberi nama MARS mendapatkan penghargaan sebagai salah satu Inovasi Terbaik di ajang tahun  CES (Consumer Electronics Show) Unveiled yang digelar di New York, AS, pada hari Jumat kemarin (10/11/2017).

Seperti yang diketahui sebelumnya, LINE Corporation mengembangkan sebuah teknologi kecerdasan buatan bernama Clova AI. Apabila sebelumnya teknologi tersebut disematkan dalam sebuah speaker pintar, kini teknologi tersebut hadir di perangkat yang lebih kecil.

Berkat teknologi tersebut earbud ini memliki kemampuan real-time yang terintegrasi dengan CLOVA AI, misalnya kemampuan untuk menerjemahkan bahasa. Berbasis platform penerjemah NAVER Papago milik NAVER Corporation, earbud MARS mampu menerjemahkan 9 bahasa. Mulai dari bahasa Inggris , Korea, Jepang, Tiongkok, Spanyol, Perancis, Vietnam, Thailand, dan Indonesia.

Fitur lainnya bisa diakses lewat layanan asisten digital Clova AI hanya dengan perintah suara,  yakni memutar musik, menanyakan informasi cuaca, hingga mengendalikan perangkat IoT (internet of Things) lainnya. 

Earbud ini diklaim mampu mengenali suara penggunanya meskipun dalam kondisi lingkungan yang bising. Dijelaskan, earbud MARS mampu mengenali suara penggunanya lewat getaran dari suara yang melalui saluran telinga, sehingga perintah yang diterima akan sangat akurat sesuai perintah yang diucapkan penggunanya.

Rencananya, earbud MARS akan mulai dirilis pada awal 2018 untuk wilayah Korea Swlatan terlebih dahulu. 




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.