Ekspansi ke Jepang, Rental Sepeda Mobike Andalkan LINE

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 24 Dec 2017 19:31 WIB
startup
Ekspansi ke Jepang, Rental Sepeda Mobike Andalkan LINE
Tampilan aplikasi bike sharing Mobike.

Jakarta: Berbeda dengan Indonesia, di Tiongkok, penyedia layanan sewa sepeda atau bike sharing sangat populer. Ada beberapa pemain yang menguasai pasar Tiongkok, salah satunya Mobike.

Tampak menyadari pasar Tiongkok sudah diisi banyak pemain, bike-sharing Mobike memutuskan menggandeng layanan LINE untuk berekspansi ke negara tetangga, seperti dilaporkan oleh Asia Nikkei.

Seperti yang diketahui, Mobike menyediakan bike-sharing yang membantu penggunanya menemukan unit sepeda yang tersedia lewat aplikasi di smartphone dan hanya dengan memindai barcode yang tersedia di sepeda maka pengguna bisa langsung menyewa lewat e-wallet dan menggunakannya.

Permasalahannya, layanan ini bukan hanya bergantung pada ketersediaan unit sepeda dan peminatnya. Mereka juga perlu media untuk promosi dan wadah pembayarannya. Dengan menggandeng LINE, Mobike berharap ekspansi ke Jepang semakin mudah.

Meskipun tidak disebutkan berapa nilai kerja sama dan investasi yang disediakan untuk membawa layanan serta fasilitas Mobike, rencananya Jepang memiliki 20 persen saham. Kerja sama ini mulai diimplementasikan di Jepang awal 2018 nanti.

Jika melihat masyarakat Jepang yang juga gemar menggunakan sepeda sebagai kendaraan pribadi, Mobike tampaknya akan dengan cepat mendapatkan tempat di Jepang. Permasalahannya, industri bike sharing di Jepang juga mulai dilirik oleh beberapa perusahaan teknologi.

Hal yang dikhawatirkan adalah dampak negatif saat layanan ini tumbuh tidak terkendali seperti di negara asalnya. Di Tiongkok, sepeda-sepeda bike sharing memakan tempat di ruang publik, sehingga mulai mengganggu kenyamanan. Sepeda yang rusak menambah jumlah sampah yang menumpuk menunggu di daur ulang.


(MMI)

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta
Review Smartphone

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta

2 days Ago

Advan i6 menawarkan performa cukup baik untuk perangkat di kelas harga terjangkau, yaitu Rp1,5 …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.