Kurangi Kemacetan, Tiongkok Pasang RFID di Mobil

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 14 Jun 2018 16:22 WIB
teknologitiongkok
Kurangi Kemacetan, Tiongkok Pasang RFID di Mobil
Ilustrasi. (Wikipedia)

Jakarta: Pemerintah Tiongkok menyiapkan program yang memungkinkan mereka untuk melacak mobil warga menggunakan chip RFID (Radio-Frequency Identification/Identifikasi Frekuensi Radio. 

Program ini pada awalnya bersifat sukarela. Namun, per 2019, program ini akan bersifat wajib. Program yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang diajukan oleh Kementerian Keamanan Publik dan Institut Riset Manajemen Trafik dari kementerian tersebut.

The Verge melaporkan, dengan memasang chip RFID pada kaca depan mobil baru dan perangkat pembaca yang ada di pinggir jalan, pemerintah bisa memelajari masalah kemacetan dan menyelesaikan masalah tersebut.

Dengan begitu, pemerintah bisa mengurangi polusi, yang merupakan salah satu prioritas Presiden Tiongkok, Xi Jinping

Program ini juga diharapkan akan bisa membantu pemerintah mencegah serangan teroris menggunakan mobil. Sistem ini tidak memungkinkan pemerintah mencari tahu lokasi sebuah mobil, seperti GPS. Namun, tidak diketahui informasi apa saja yang akan disimpan dalam RFID selain warna mobil dan nomor pelat. 

Tiongkok bukanlah negara pertama yang mengimplementasikan sistem ini. Beberapa negara lain seperti India, Afrika Selatan, Brasil dan Dubai menggunakan RFID untuk berbagai hal, mulai dari membayar bensin, membayar parkir hingga membayar tol. 

Namun, sistem di Tiongkok memiliki potensi untuk menjadi sistem yang jauh lebih besar, mengingat ukuran negaranya yang juga lebih besar. Selain itu, mengingat pemerintahan Xi juga memiliki sejarah memata-matai warganya, ada kekhawatiran bahwa pemerintah akan memanfaatkan RFID ini untuk memonitor warganya sendiri. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.