Google Search Aktifkan Mode Person Finder

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 04 Oct 2018 16:11 WIB
google
Google Search Aktifkan Mode Person Finder
Google menghadirkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi Sulawesi Tengah via mesin pencariannya.

Jakarta: Bencana gempa bumi di kota Palu dan Kabupaten Donggala menarik simpati berbagai pihak, tidak terkecuali perusahaan besar di bidang teknologi seperti Apple dan Google. Tidak hanya melalui barang atau dana, Google turut menghadirkan bantuan dalam bentuk lainnya.

Dikenal masyarakat sebagai raksasa di ranah mesin pencarian, Google memanfaatkan layanan Search untuk menghimpun dan memberikan informasi terkait dengan kondisi di lokasi bencana, termasuk fitur pencarian korban bencana di wilayah tersebut.

"Kalau ketik Palu di Google Search, akan muncul berita soal bencana, kemudian area yang terdampak di peta, ada donate, lokasi pengungsian terdekat, dan ada Google Person Finder," ujar Head of Communications Google Indonesia Jason Tedjasukmana.

Pada fitur Google Person Finder, pengguna akan menemukan dua tombol yaitu 'I'm looking for someone' (saya mencari seseorang) dan 'I have information about someone' (saya mengetahui seseorang).

Pengguna dapat memanfaatkan tombol tersebut untuk berbagi informasi ataupun untuk mencari informasi terkait data korban bencana gempa bumi di Palu.

Saat menemukan data korban yang cocok, Google menyebut akan membagikan informasi tersebut kepada pencari. Namun, lanjut Jason, pembagian informasi terkait korban ini masih bergantung pada masukan informasi warga setempat.

Selain itu, Google Search juga mencantumkan fitur SOS Alert bertugas untuk memberikan informasi jika kembali terjadi aktivitas seismik atau gempa bumi susulan di wilayah bencana. Informasi tersebut turut tercatat pada mesin pencariannya.

Sementara itu, disinggung soal pendistribusian donasi bernilai USD1 juta (Rp15,2 triliun) untuk korban bencana, Google menyerahkan penyaluran tersebut kepada organisasi internasional bernama Center for Disaster Philanthropy.

Organisasi ini juga disebut sebagai penyalur dana donasi yang diberikan pengguna Google melalui tombol Donate yang muncul pada halaman hasil kata Palu pada mesin pencariannya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.