Computex 2018

Strategi MSI dari Monitor dan PC Gaming di Computex 2018

Mohammad Mamduh    •    Senin, 11 Jun 2018 11:25 WIB
msiComputex 2018
Strategi MSI dari Monitor dan PC Gaming di Computex 2018
MSI di Computex 2018

Taipei: Ajang Computex 2018 telah berakhir. Beberapa perusahaan teknologi terkemuka asal Taiwan memamerkan rangkaian produk teranyar mereka.

Hal yang membedakan Computex dengan ajang lainnya teknologi internasional lainnya adalah perusahaan ini banyak yang bergerak di bidang komponen atau hardware yang melekat pada komputer. MSI adalah salah satunya.

MSI memang dikenal sebagai produsen komponen PC, tetapi dalam beberapa tahun terakhir mereka telah menambah portofolio produk mereka, mulai dari laptop, monitor, PC, sampai perangkat gaming.

Selama Computex 2018, mereka memperlihatkan rangkaian produk tersebut. Langkah ini sebenarnya juga diambil oleh kompetitornya, yaitu memberikan banyak pilihan agar konsumen tidak perlu melirik merek lain.

Monitor dan PC gaming adalah dua produk yang juga menjadi fokus MSI selama Computex 2018. Untuk PC, mereka mencoba menawarkan produk yang memiliki ciri khas.

Sebelumnya mereka telah meluncurkan Trident 3, yang memiliki ukuran layaknya konsol. Sekarang, mereka punya Trident A, PC game generasi terbaru yang menawarkan beberapa perubahan.



Apa yang menjadi keistimewaan dari Trident A adalah bentuknya yang benar-benar menjadi PC gaming, tanpa ada maksud meniru konsol. Oleh karena itu, panel sampingnya menggunakan kaca sehingga pemasangan perangkat lebih mudah.

Dimensi yang lebih besar tapi tetap ramping dari Trident 3 membuatnya sanggup menopang kartu grafis lebih besar. Di sisi lain, Trident A tidak bisa beroperasi dalam posisi horizontal.

“Kami merancangnya sebagai PC gaming, sehingga tidak memungkinkan Trident A dalam posisi tidur,” kata perwakilan MSI.

Trident A dipastikan mengadopsi spesifikasi hardware high-end, seperti prosesor Intel Core i7-8700 dan kartu grafis sampai NVIDIA GTX 1080 Ti. Penyimpanannya sudah menggunakan SSD, baik versi M.2 maupun SATA generasi sebelumnya.



Selain itu, mereka juga memperbarui lini desktop yang sudah ada, seperti seri Infinite dan Aegis. PC gaming ini sudah mengadopsi semua spesifikasi generasi terbaru, baik dari prosesor dan kartu grafis. Nantinya ada beberapa pilihan spesifikasi tergantung permintaan konsumen.

Sementara untuk monitor, MSI ingin mengombinasikan Trident A dengan Oculux NXG251. Ini adalah monitor G-Sync pertama MSI ukuran 24,5 inci yang bisa menampilkan refresh rate 240Hz.

Ya, ini merupakan salah satu monitor Full HD dengan refresh rate tertinggi yang ditawarkan NVIDIA dan MSI ke pasar. Kemampuan ini membuatnya bisa menawarkan response time 0,5ms, lebih dari cocok untuk pemain esport.  

Setelah itu, MSI tetap memamerkan monitor lainya yang sudah meluncur lebih dulu, seperti Optix MPG27C, seri MAG, dan seri G.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.