Dituduh Rusak Persaingan Usaha, Facebook dan Google Kena Tuntut

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 04 May 2018 11:41 WIB
facebookgoogle
Dituduh Rusak Persaingan Usaha, Facebook dan Google Kena Tuntut
Facebook dan Google dituduh melakukan perusakan persaingan usaha di bidang periklanan digital.

Jakarta: Dua raksasa teknologi Facebook dan Google mendapat tuntutan hukum dari Rupert Murdoch's News Corporation, atas dasar tuduhan merusak persaingan usaha.

Tuntutan ini menjadi salah satu tuntutan yang ditujukan untuk keduanya dan dirilis oleh Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC). Tuntutan yang didaftarkan melalui dokumen setebal 144 halaman ini didukung oleh 57 perusahaan media, pengiklan dan kelompok jurnalis.

Tuntutan yang diajukan oleh 57 anggota ini ditujukan agar Facebook dan Google mengubah cara operasional kedua perusahaan tersebut, yang dinilai merusak industri berita akibat dominasinya terhadap iklan digital.

"Sejumlah platform digital memiliki kekuatan pasar yang besar dan terlibat dalam praktik antipersaingan yang mencegah penerbit, seperti News Corp Australia bersaing secara manfaat. Praktik-praktik ini berpotensi merusak penciptaan, distribusi dan konsumsi berita dan jurnalisme di Australia," ujar News Corporation dalam laporan yang dikutip oleh Agence France Presse.

Murdoch dan anggita eksekutif lain dari News Corporation, sebagai pemilik The Wall Street mengaku telah mencoba menghubungi Facebook dan Google guna menentukan regulasi terkait dengan cara operasional, termasuk membayarkan biaya kepada perusahaan berita untuk konten yang didistribusikan.

Namun, pengajuan tuntutan terkait penyalahgunaan pasar oleh Facebook dan Google ini dinilai sejumlah pihak mewakili eskalasi permusuhan yang dramatis yang berkembang.

Kelompok tersebut menghentikan tuntutan terkait regulasi dari Facebook dan Google, dengan menyebut bahwa regulasi yang berlaku saat ini cukup mampu mengatasi kekhawatiran mereka.

Sementara itu, tiga stasiun televisi utama di Australia menuntut kombinasi pembagian pendapatan dan regulasi lebih ketat untuk aktivitas periklanan oleh perusahaan teknologi.

Menurut mereka, ACCC harus melakukan intervensi guna menjamin kompetisi untuk pendapatan perikalanan terjadi secara adil dan efektif.

Namun melalui dokumen yang didaftarkan kepada ACCC, Facebook menolak penerapan regulasi lebih ketat, menyebut bahwa perubahan ranah digital yang terjadi dengan cepat menjadikan platform menjadi subyek menantang untuk intervensi terkait regulasi.

Google menambahkan pada dokumen tersebut, bahwa perubahan pada perilaku konsumen dan pemasaran memiliki implikasi mendalam bagi model bisnis berita tradisional. Hal tersebut dinilai Google tidak menjadi indikasi terkait dengan kematian jurnalisme.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.