Google Clock Sekarang Terhubung ke Spotify

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 01 Aug 2018 10:57 WIB
google
Google Clock Sekarang Terhubung ke Spotify
Googlemenggulirkan update untuk aplikasi Clock dengan integrasi layanan streaming musik Spotify.

Jakarta: Aplikasi Google Clock untuk perangkat Android baru saja menerima fitur baru, berupa kemampuan untuk menambahkan alarm musikal. Versi terbaru aplikasi ini memungkinkan pengguna menggantikan suara alarm klasik dengan lagu kesukaan mereka.

Untuk dapat memanfaatkan fitur baru ini, pengguna harus menggunakan Spotify, dan fitur ini dapat berfungsi pada layanan streaming musik versi Premium dan gratis. Sehingga pengguna perlu memastikan bahwa Spotify dan aplikasi Clock pada smartphone telah diupdate ke versi terbaru.

Kemudian pengguna akan dapat memilih musik yang diinginkan untuk membangunkan dari tidur mereka. Aplikasi ini juga akan memungkinkan pengguna untuk menjelajahi musik yang baru diputar dan memilih dari playlist pagi yang dikurasi oleh Spotify, atau mencari soundtrack spesifik.

Selain itu, aplikasi Clock juga memungkinkan pengguna untuk melanjutkan mendengarkan Spotify bahkan setelah menonaktifkan alarm.

Menurut Google, fitur baru akan digulirkan secara global pada minggu ini di Play Store, dan akan tersedia di seluruh perangkat bersistem operasi Android 5.0 Lollipop dan seterusnya.

Sebelumnya, Google telah memperbarui peraturan untuk developer di Play Store dan melarang beberapa kategori aplikasi, termasuk aplikasi penambang cryptocurrency dan aplikasi yang memiliki iklan mengganggu. Saat ini, Google resmi melarang keberadaan aplikasi penambang mata uang virtual.

Namun, aplikasi yang "mengatur proses penambangan mata uang virtual dari jauh" masih diperbolehkan.

Sementara itu kini, pengguna bisa melihat Kawasan Ekosistem Leuser di Google Earth melalui fitur Voyager. Untuk mendapatkan foto dan video dari ekosistem yang ada di Aceh ini, Google bekerja sama dengan yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA).


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.