Apple Store Kembali Bermasalah

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 28 Mar 2018 14:42 WIB
apple
Apple Store Kembali Bermasalah
Situs Apple Store mengalami permasalahan menjelang penyelenggaraan acara pengumuman yang terfokus pendidikan.

Jakarta: Situs Apple Store mengalami permasalahan beberapa jam menjelang acara yang terfokus pendidikan yang digelar Apple. Acara yang berlangsung pada 27 Maret waktu Amerika Serikat tersebut dihelat di Lane Technical College Prep High School di Chicago.

Permasalahan yang dihadapi situs Apple ini diperkirakan sebagai bentuk persiapan Apple dalam memperbarui lini perangkat yang ditampilkan di situs, serta menyesuaikan harga dari sejumlah produk yang telah dipasarkannya di situr tersebut.

Pada ajang ini, Apple mengumumkan sejumlah update dan produk yang ditujukan untuk mendukung ranah pendidikan. Salah satunya adalah iPad terbru dengan ukuran layar sebesar 9,7 inci, disebut sebagai iPad dengan harga paling terjangkau dan juga mendukung Apple Pencil.

Harga terjangkau yang ditawarkan iPad ini memungkinkan tablet mudah diperoleh instansi pendidikan dan orangtua untuk siswa dan anak. Namun, iPad ini tidak didukung dengan teknologi Face ID atau layar bezel tipis.

iPad terbaru dengan penawaran harga terjangkau ini telah mulai dipasarkan di 25 negara pada minggu ini, yaitu di Prancis, Jerman, Hong Kong, Hungaria, Islandia, Italia, Jepang, Luxembourg, Belanda, Selandia Naru, Norwegia, Polandia, Portugal, Singapura, Spangol, Swedia, Swiss, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, India, Rusia, Thailand dan Turki.

Apple menyebut akan segera meluncurkan iPad terjangkau ini di negara lainnya pada bulan April, kemudian merambah Korea Selatan dan wilayah lainnya pada bulan Mei mendatang.

Informasi yang beredar sebelumnya menyebut bahwa iPad terjangkau ini ditargetkan menjadi pesaing laptop Chromebook karya Google.

Keputusannya untuk menghadirkan iPad yang ditujukan untuk ranah pendidikan ini dilakukan Apple demi mengambil alih pasar perangkat mereka di segmen ini, segmen yang dikuasai oleh Apple pada lima tahun lalu.

Dijelaskan bahwa lima tahun lalu, iPad dan laptop Mac berjaya di sekolah-sekolah Amerika Serikat, dan keduanya sangat populer di kalangan pelajar.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.