Huawei Berencana Ciptakan Kacamata AR

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 14 Nov 2018 16:53 WIB
teknologihuawei
Huawei Berencana Ciptakan Kacamata AR
CEO Huawei, Richard Yu. (Huawei)

Jakarta: Sukses merilis smartphone premium dan segmen menengah dengan prosesor buatannya sendiri, kini Huawei ingin merambah ke perangkat kacamata berteknologi AR (Augmented Reality).

Dikutip dari CNBC, dalam wawancara dengan CEO Huawei Technologies Co. Richard Yu disebutkan bahwa dia berjanji Huawei akan merilis kacamata AR dalam dua tahun ke depan. Menurutnya teknologi ini bisa menggali lebih banuak kemampuan ponsel.

"Dengan teknologi AR dalam bentuk kacamata nantinya pengguna bisa menghubungkan perangkat tersebut dengan ponsel mereka dan mendapatkan sudut pandang yang yang lebih luas lagi berkat pengunaan teknologi AR di kacamata," jelas Yu.

"Awalnya mungkin pengguna akan merasa bahwa teknologi AR tidak ada apa-apanya tapi di masa depan teknologi ini akan semakin banyak digunakan," imbuh Yu.

Sebelum menghadirkan kacamata AR tersebut Yu menyatakan bahwa Huawei akan berfokus untuk menghadirkan beragam teknologi AR ke ponsel buatannya sehingga penggunanya akan terbiasa dengan teknologi AR.

Yu memastikan Huawei akan mengumumkan proyek kacamata AR buatannya namun dia menyebutkan akan membutuhkan waktu dua tahun untuk dikomersialisasikan ke publik.

Langkah Huawei untuk fokus mengembangkan wearable berupa kacamata AR bukan yang pertama di lakukan perusahaan teknologi.

Microsoft juga mengembangkan kacamata berbasis AR bernama HoloLens yang kesulitan untuk dijual ke pasar konsumen dan lebih diterima di kalangan enterprise.

Apple juga beberapa bulan lalu mengakuisisi perusahaan teknologi bernama Akonia Holographics untuk mendukung pengembangan headset berteknologi AR.

Nama Huawei di global tengah meroket. Di pasar consumer electronic Huawei berhasil menjadi merek smartphone terbesar kedua di dunia, mengalahkan Apple yang selama ini berada di bawah peringkat satu yang diamankan oleh Samsung.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.