Samsung Rilis Teaser untuk Ponsel Lipat Terbarunya

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 06 Nov 2018 10:11 WIB
samsung
Samsung Rilis Teaser untuk Ponsel Lipat Terbarunya
Samsung mulai merilis teaser untuk Galaxy F, mengindikasikan kesiapannya untuk meluncurkan ponsel lipat ini.

Jakarta: Samsung hampir siap mengumumkan perangkat mobile berdesain lipat terbarunya, setelah sejumlah teaser beredar di internet dan dikonfirmasi oleh sejumlah petinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Laporan terbaru menyebut desain dan fungsionalitas yang diusung oleh perangkat hibrida tablet dan smartphone 2-in-1 ini baru saja dirampungkan, dan produksi massal dari perangkat ini akan segera dimulai.

Namun, akibat sejumlah hambatan dan ketidakpastian permintaan konsumen, perangkat akan dipasarkan dalam jumlah terbatas pada tahun 2019.

Samsung juga dilaporkan Phone Arena berencana menghelat acara peluncuran besar pada minggu ini, bersamaan dengan ajang Samsung Developer Conference di San Fransisco.

Kini, Samsung mulai menggulirkan teaser terkait demonstrasi antarmuka pengguna yang dinanti penggemarnya, di media sosial.

Teaser tersebut hadir dengan logo Samsung baru yang lebih indah, diprediksi mengindikasikan lebih banyak presentasi terkait dengan sistem operasi Google, yang membantunya dalam mengembangkan antarmuka pengguna lebih baik untuk perangkat tersebut.

Teaser ini juga dapat menjadi awal dari kampanye peningkatan kesadaran agresif yang disiapkan Samsung, sehingga sejumlah pihak berasumsi bahwa Galaxy F akan tersedia di pasar dengan jumlah lebih banyak jika dibandingkan jumlah yang diantisipasikan pada saat ini.

Sebelumnya, leakster Ice Universe menyebut Samsung akan menggunakan sensor pemindai sidik jari ultrasonik generasi ketiga Qualcomm pada perangkat unggulan terbarunya, Galaxy S10, dan menghilangkan sensor pemindai iris mata.

Penjualan ponsel Samsung terus mengalami penurunan, tren ini muncul sejak akhir tahun lalu dan terus berlanjut hingga tahun ini. Baik IDC dan Strategy Analytics melaporkan bahwa penjualan smartphone Samsung turun sekitar 13 persen pada kuartal terakhir.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.