Blokir Pengguna Twitter, Trump Kena Tuntut

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 12 Jul 2017 12:23 WIB
media sosialtwitterdonald trump
Blokir Pengguna Twitter, Trump Kena Tuntut
Donald Trump dituntut karena blokir beberapa orang di Twitter. (TechCrunch)

Metrotvnews.com: Knight First Amendment Institute dari Columbia University menuntut Donald Trump karena memblokir beberapa orang di Twitter, mengklaim bahwa tindakan itu merupakan pelanggaran akan kebebasan berbicara.

Institut tersebut memasukkan tuntutan ini kemarin, sebagai perwakilan dari 7 pengguna Twitter yang diblokir oleh sang presiden. Pemblokiran ini membuat ketujuh orang itu tidak bisa melihat atau membalas kicauan Trump. 

Pada bulan Juni, dalam sebuah surat, institut mengancam akan melakukan tindakan hukum pada Trump dan kini, mereka meminta pengadilan untuk menyatakan bahwa pemblokiran yang dilakukan oleh @realDonaldTrump berdasarkan pandangan seseorang merupakan tindakan yang melanggar konsitusi, lapor The Verge.

Tuntutan ini lalu melengkapi surat dari Knight Institute tersebut. Mereka menyebutkan, akun Twitter Trump adalah forum politik umum, tempat dimana masyarakat yang memiliki hak untuk berbicara bebas mengemukakan pendapatnya.

Di bawah teori ini, dengan memblokir pengguna, itu sama saja membatasi hak mereka untuk berpartisipasi dalam pembicaraan politik dan membuat mereka tidak bisa melihat pernyataan resmi pemerintah. Karena itu, jika Trump memblokir seseorang karena mengkritik pandangan politiknya, itu sama saja seperti melarang mereka masuk dalam forum diskusi digital.

Trump memang menggunakan akun Twitter miliknya sebagai cara berkomunikasi resmi. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa kicauan yang Trump buat merupakan pernyataan resmi dan mereka menyimpan kicauan tersebut sebagai pernyataan resmi presiden pada masyarakat.

Namun, masih belum jelas apakah akun Twitter Trump bisa dianggap sebagai forum umum atau melarang seseorang berinteraksi dengan akun Twitter Trump merupakan pelanggaran terhadap kebebasan masyarakat untuk berpendapat.

Jika ingin melihat akun Twitter Trump, pengguna yang diblokir masih bisa melakukannya dengan membuat akun baru atau tidak masuk akunnya. Seperti yang disebutkan oleh blogger dan pengacara First Amendment, Ken White, pada Vox, jika tuntutan ini dimenangkan, maka hal itu akan menyulitkan tokoh masyarakat untuk memblokir orang-orang jahat karena rasa takut akan dituntut.


(MMI)

Menjajal Kemampuan Ponsel 2 Kamera Depan Oppo F3
Review Smartphone

Menjajal Kemampuan Ponsel 2 Kamera Depan Oppo F3

17 hours Ago

Sama seperti ponsel Oppo sebelumnya, F3 mengunggulkan kamera depan. Ponsel ini dilengkapi denga…

BERITA LAINNYA
Video /