Facebook akan Resmikan Kantor di Indonesia

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 02 Aug 2017 13:23 WIB
kominfomedia sosialfacebook
Facebook akan Resmikan Kantor di Indonesia
Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan. (MTVN/DANU)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim Facebook bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara serta Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan di Kementerian Kominfo. Dalam pertemuan ini, ada banyak hal yang dibicarakan. Salah satunya terkait rencana Facebook untuk membuat kantor di Indonesia. 

"Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan-pertemuan yang telah diadakan sebelumnya. Dalam pertemuan ini, ada beberapa hal yang dibicarakan. Pertama, soal pembukaan kantor Facebook di Indonesia," ujar Semuel saat ditemui hari ini, Selasa (2/8/2017).

Semuel mengatakan, Facebook akan meresmikan kantornya di Indonesia pada bulan ini. Bentuk Usaha Tetap (BUT) yang Facebook pilih adalah Perseroan Terbatas atau PT. Dengan begitu, Semuel mengatakan, soal pajak yang harus dibayar oleh Facebook juga bisa menjadi lebih jelas. 

Pada akhir bulan Juni lalu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan, Facebook telah menunjukkan inisiasi untuk membuat BUT di Indonesia. Karena itu, agar perjalanan Facebook mulus, maka dia sudah memberi lampu hijau pada Facebook untuk meraih izin prinsip.

Selain pembukaan kantor, tim Facebook bersama tim Kominfo juga membahas tentang cara untuk mengatasi konten radikal dan konten-konten lain yang bertentangan dengan budaya Indonesia. Selama ini, Semuel mengatakan, respons Facebook terhadap permintaan pemblokiran konten oleh pemerintah adalah 49,3 persen sementara tingkat respons Instagram hanya 40,3 persen.

Ke depan, Semuel berharap, angka ini akan terus naik. "Kita mau 100 persen. Tapi, selama ada kemajuan dan niat baik untuk memperbaiki," ujarnya. "Kita akan evaluasi dari waktu ke waktu, bagaimana respons/perilaku mereka terhadap ketentuan yang ada di Indonesia."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.