Unggah Video Menari di Instagram, Remaja Iran Ditangkap

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 10 Jul 2018 12:41 WIB
Unggah Video Menari di Instagram, Remaja Iran Ditangkap
Logo Instagram.

Jakarta: Beberapa negara memiliki sistem sensor yang ketat terhadap layanan media sosial yang beroperasi di negaranya. Pihak pemerintah juga tidak segan memblokir aksesnya.

Instagram yang dikenal lewat konten berbagai foto dan video singkatnya merupakan salah satu dari sedikit media sosial yang bisa diakses di kawasan Timur Tengah. Dikutip Gizmodo, baru ini seroang perempuan di Iran ditangkap karena videonya yang populer.

Dikabarkan bahwa pihak berwenang Iran baru saja menangkan empat remaja perempuan dan satu perempuan dewasa karena mengunggah video mereka sedang menari. Salah satu remaja yang ditangkap diketahui adalah Maedeh Hojabri berusia 17 tahun.

Kabar ini juga disorot oleh media Inggris, The Guardian. Dijelaskan bahwa pihak berwenang Iran menangkap permepuan tersebut karena mengunggah video tanpa hijab yang merupakan peraturan wajib bagi seluruh perempuan di Iran.

Tidak sampai disitu, akun Instagram Maedeh Hojabri sempat ditarik dari layanan Instagram sebelum akhirnya kembali bisa diakses. Dia kemudian mengunggah video yang berisi permintaan maaf atas konten yang dia buat.

Dalam beberapa konten video di Instagram Maedeh Hojabri, terlihat dia cukup aktif membahas tentang tren kegiatan parkour yang tengah populer di Iran bahkan beberapa perempuan Iran melakukan kegiatan tersebut dengan tetap mengenakan hijab.

Peristiwa ini tentu saja mendapat reaksi pro dan kontra. Reaksi kontra atas penangkapan Maedeh Hojabri dianggap mengancam kebahagiaan masa remaja.

Hal ini juga berpotensi membuat Instagram ikut diblokir atau mendapatkan pengawasan ketat seperti Facebook dan Twitter di Iran.
(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.