Apple Tidak Gunakan Modem Intel untuk iPhone 2020?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 06 Jul 2018 12:15 WIB
appleiphone
Apple Tidak Gunakan Modem Intel untuk iPhone 2020?
Apple dikabarkan tidak akan menggunakan modem 5G buatan Intel.

Jakarta: Apple mungkin tidak akan menggunakan modem buatan Intel di iPhone yang mereka rilis di masa depan.

Menurut laporan Calcalist, peruahaan asal Cupertino itu telah memberitahukan Intel bahwa mereka tidak akan menggunakan modem 5G Intel pada iPhone yang dirilis pada 2020.

Ini mendorong Intel untuk berhenti mengembangkan modem 5G -- yang memiliki nama kode Sunny Peak -- mengingat Apple diperkirakan akan menjadi pembeli utama dari modem tersebut.

Sebagai gantinya, Intel dikabarkan akan fokus untuk memperbaiki kualitas modem buatan mereka dengan harapan Apple akan menggunakan modem 5G mereka di iPhone yang dirilis pada 2022.

"Hubungan Intel dengan pelanggan 5G dan rencana kami tidak berubah sepanjang tahun 2018 sampai 2020. Kami tetap berkomitmen pada rencana dan proyek 5G kami," kata juru bicara Intel pada The Verge.

Namun, pernyataan ini tidak menutup kemungkinan bahwa Apple akan berhenti menggunakan modem Intel setelah 2020.

Kabar ini diperkuat oleh beberapa laporan sebelum ini. Pada akhir bulan, Bloomberg melaporkan bahwa analis Northland, Gus Richard mengklaim bahwa Apple akan menggunakan modem buatan MediaTek sebagai pengganti modem Intel.

Selain itu, Apple juga dikabarkan akan berhenti menggunakan modem Intel dalam produk Mac untuk 2020.

Berdasarkan catatan yang dibuat oleh analis KGI Ming-Chi Kuo pada Februari, Apple terlalu menggantungkan diri pada modem Intel tahun ini dalam rangka untuk mengurangi ketergantungan mereka pada Qualcomm. Muncul pertanyaan modem siapa yang akan Apple gunakan. 

Ada kemungkinan, Apple sudah akan memperbaiki hubungannya yang memburuk dengan Qualcomm pada 2020.

Kemungkinan lainnya adalah mereka akan menggunakan modem buatan perusahaan lain seperti MediaTek. Selain itu, Apple juga mungkin memutuskan untuk membuat modem sendiri.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.