Paten Samsung Pamer Fitur Utama Galaxy S10

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 31 Jul 2018 10:01 WIB
samsung
Paten Samsung Pamer Fitur Utama Galaxy S10
Dokumen yang didaftarkan pada US Patent Office menjelaskan cara kerja sensor pemindai sidik jari di Samsung Galaxy S10.

Jakarta: Informasi terkait cara kerja fitur baru berupa penyematan sensor biometrik yang disematkan Samsung pada pada layar perangkat unggulannya, Galaxy S10, muncul pada dokumen paten yang terdaftar di US Patent Office.

Pada dokumen tersebut, Samsung menjelaskan secara mendetil menyoal sensor pemindai sidik jari ultrasonic, serupa rumor dan akan tersedia pada dua dari tiga ponsel dari lini Galaxy S10.

Secara sederhana, dokumen menyebut bahwa Samsung juga mengelaborasikan sensor tipe ini bisa dipindahkan ke sisi ponsel, bukan tepat di bawah kaca pelapis.

Hal tersebut sesuai spekulasi ponsel Galaxy S10 Lite akan hadir berbekal sensor pemindai sidik jari di sisi bodi perangkat. Sebelumnya, Samsung telah mencoba dan gagal, mengimplementasikan pemindai sidik jari ke Note 9, karena terlalu berdekatan dengan waktu peluncurannya.

Galaxy S10 disebut akan menjadi ponsel pertama Samsung yang berbekal sensor pemindai sidik jari di kaca layar, dan menjadi ponsel Android berproduksi massal pertama dari merek populer yang akan mendukung teknologi tersebut.

Jika implementasi tersebut sukses, Samsung Galaxy S10 akan menjadi salah satu faktor penentu karakteristik dari perangkat tersebut. Meskipun demikian, sejumlah pihak menyuarakan keraguan mereka, dan menyebut bahwa teknologi pemindaian wajah 3D lebih nyaman, atau lebih aman dalam hal kepraktisan.

Teknologi tersebut dinilai lebih praktis, terutama jika dibandingkan sensor pemindaian sidik jari di layar yang mengharuskan pengguna untuk mengentuk bagian tengah layar dengan jari, guna membuka ponsel saat tangan kerepotan memegang kantung belanjaan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.