Casing PC ala LEGO Juarai Corsair Casemod Competition Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 17 Apr 2018 19:42 WIB
corsair
Casing PC ala LEGO Juarai Corsair Casemod Competition Indonesia
Peserta pemenang Corsair Casemod Competition Indonesia.

Jakarta: Dalam acara perkenalan produk hari ini di Djakarta Theatre, Jakarta, Corsair juga mengumumkan pemenang dari kompetisi cCorsair Casemode Competition Indonesia yang sudah digelar sejak awal tahun ini.

Bagi Anda yang belum mengetahui tentang casemod, istilah tersebut berasal dari kata case modding atau kegiatan memodifikasi casing PC menjadi beragam bentuk menarik, tetapi tetap harus memperhatikan sistem yang tertanam di dalamnya.

Jadi tidak hanya memodifikasi casing PC dan menjejalinya dengan beragam aksesoris menarik. Konsumen juga tetap memastikan bahwa sistem di dalamnya tetap bisa berjalan secara normal.

Dalam Corsair Casemod Competition Indonesia, Wiryawan Ganda Setiawan dari Surabaya terpilih sebagai juara pertama dengan modifikasi yang kental dengan ornamen dan karakter LEGO.



"Casemod buatan saya berjudul Lego Mining Transportation, yang bercerita tentang kegiatan pertambangan minyak bawah tanah yang dilakukan oleh para Lego figure," ungkap pria yang akrab disapa Wiryawan.

Wiryawan menggunakan casing Corsair Graphite 780T yang memiliki panel samping transparan yang di dalamnya terdapat komponen yang dihiasi LEGO figure dan ornamen Lego lainnya termasuk pipa-pipa water cooling yang dibuat seakan menjadi pipa kilang minyak.



"Tantangan dalam pembuatan ini adalah mencari brick LEGO yang sesuai atau dibutuhkan baik dari bentuk dan warnanya lalu cara memasangnya agar sesuai dengan ukuran di dalam casing," beber Wiryawan.

Proses pengerjaan disebut Wiryawan menelan dana Rp6-Rp7 juta, dengan waktu pengerjaan mencapai dua bulan. Wiryawan menuturkan casing buatannya juga menyimpan cerita lucu dalam pembuatannya.



"Jadi waktu itu saya beli brick LEGO ke toko di Surabaya, akhirnya karena saya pusing bolak-balik mencari warna dan ukuran yang pas jadi saya bawa saja casing ini ke tokonya. Mereka sempat bingung dengan casemod buatan saya. Tapi saya dibantu menyediakan brick LEGO yang dibutuhkan di sana," tutur Wiryawan.

"Selama dua hari, casemod saya menginap di toko LEGO tersebut dan sempat dipajang di sana. Banyak pengunjung toko yang sempat bertanya-tanya penasaran apakah casemod ini bisa digunakan dan memang bisa jadi banyak yang terkagum-kagum," tambahnya.



Menurut Wiryawan ada pertimbangan dalam melakukan casemod, tentunya memilih casing PC yang digunakan meskipun pada akhirnya kegiatan casemod mungkin akan mengubah bentuk asli dari casing PC.

"Pertama memilih volume dari casing PC dan kedua manajemen kabel. Casing PC Corsair ternyata memenuhi kebutuhan tersebut sehingga menurut saya proses casemod yang rangkaiannya rumit menjadi sangat terbantu. Jadi bukan cuma masang aksesoris atau lampu LED RGB," tutur Wiryawan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.