Apple Batasi Penggunaan Modem Qualcomm Demi Intel

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 21 Nov 2016 08:28 WIB
appleintelqualcomm
Apple Batasi Penggunaan Modem Qualcomm Demi Intel
Apple dikonfirmasikan membatasi kemampuan chipset LTE Qualcomm agar menyamai chipset Intel.

Metrotvnews.com: Muncul kontroversi saat beredar kabar yang menyebut bahwa Apple secara sengaja membatasi kemampuan chipset LTE Qualcomm.

Hal ini diklaim Bloomberg, dilakukan Apple untuk menyamai performa chipset tersebut dengan modem Intel lebih lambat yang digunakan pada perangkat AT&T dan T-Mobile.

Salah seorang sumber yang mengaku mengetahui permasalahan tersebut mengonfirmasikan strategi Apple ini kepada Recode. Sumber tersebut mengungkap keputusan untuk membatasi modem Qualcomm ini disebabkan oleh kebutuhan untuk menyeragamkan seluruh lini iPhone 7.

Sejumlah produsen smartphone sering kali menggunakan komponen dari berbagai penyuplai untuk menjaga pengaruh pasar dan harga suku cadang tetap stabil. Sementara itu, Apple sering memesan komponen iPhone untuk membangun standar dan desain internalnya, seperti modem LTE, dari penyuplai lainnya.

Sehingga, komponen dengan tujuan yang sama tersebut dapat menghasilkan metriks performa yang berbeda, seperti yang ditunjukan oleh chipset LTE buatan Qualcomm dan Intel. Modem Qualcomm X12 digunakan dalam iPhone 7 yang diusung oleh Verizon/Sprint, berkecepatan hingga 600 megabit per detik, sementara Intel XMM 3360 pada varian AT&T dan T-Mobile berkecepatan maksimal 450 megabit per detik.

Pengujian dari Twin Prime menemukan, modem Qualcomm iPhone 7 lebih cepat dibandingkan dengan versi Intel. Twin Prime juga mencatat bahwa Qualcomm X12 yang sama juga digunakan pada Samsung Galaxt S7, berkecepatan dua kali lebih cepat dibandingkan iPhone 7 versi Verizon dan Sprint.

Keputusan Apple membatasi chipset Qualcomm ini dimungkinkan karena fungsi dari manajemen rantai suplai. Selain itu, pemasaran ponsel dengan kemampuan performa berbeda pada jaringan yang saling bersaing dinilai sebagai kerugian untuk pengalaman penggunaan pengguna.

Meski belum dikonfirmasi, Apple diperkirakan mempertimbangkan konsumsi daya sebagai alasan terkait pembatasan chipset Qualcomm ini.


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

2 days Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.