Tahun Ini, Qualcomm Siapkan 3 Prosesor Snapdragon Kelas Menengah

Mohammad Mamduh, Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 17 Feb 2017 11:18 WIB
qualcomm
Tahun Ini, Qualcomm Siapkan 3 Prosesor Snapdragon Kelas Menengah
Qualcomm dilaporkan akan menyiapkan 3 prosesor kelas menengah. (David Becker/Getty Images/AFP)

Metrotvnews.com: Snapdragon 835 adalah prosesor tercanggih besutan Qualcomm saat ini, yang dijawalkan terpasang dalam jajaran ponsel flagship yang meluncur tahun ini.

Informasi tersebut sedikit terbantah setelah beredar infromasi mengenai Samsung yang mengambil semua stok Snapdragon 835 demi Galaxy S8. Belakangan, muncul kabar terbaru yang menyebutkan bahwa Qualcomm juga tengah menyiapkan 3 prosesor anyar yang siap menyasar kelas menengah ke bawah.

Kabar ini berasal dari Weibo, yang kemudian dihimpun Android Guys. Sejauh ini, dua nama prosesor tersebut adalah Snapdragon 630 dan Snapdragon 635.

Melihat namanya, bisa dipastikan ini adalah penerus Snapdragon 625, yang sekarang sudah digunakan oleh beberapa ponsel kelas menengah, sebut saja ASUS ZenFone 3 dan Moto Z Play.

Bukan performa, kedua prosesor ini menawarkan peningkatan dari segi konsumsi daya dan panas yang lebih rendah. Secara arsitektur mungkin tidak ada perbedaan menonjol, mengingat Snapdragon 625 mengadopsi 8 x ARM Cortex-A53 2.0GHz.

Satu prosesor berikutnya kemungkinan bernama Snapdragon 660. Diproyeksi menjadi seri tertinggi untuk kelas menengah, bakal menggunakan fabrikasi 14nm LLP buatan Samsung.

Snapdragon 660 juga menggunakan delapan inti prosesor, dan kali ini tampaknya akan mengadopsi arsitektur ARM Cortex-A72 dan Cortex-A53 sekaligus. Terkait GPU, Adreno 512 akan menjadi tandem utama, ditambah dukungan RAM LPDDR4X, kamera 24MP, LTE Cat.10 dan carrier aggregation.

Jika ketiga prosesor terbaru Qualcomm tersebut meluncur tahun ini, sekitar paruh kedua, ada kans Oppo, Vivo, dan Xiaomi menjadi produsen smartphone pertama yang bakal mengadopsinya.

Sebagai perbandingan, Snapdragon 835, yang diluncurkan dalam CES 2017, merupakan prosesor pertama yang dibuat dengan preses manufaktur 10nm. Namun, ia masih memiliki 8 inti prosesor dengan arsitektur big.LITTLE, yang berarti, ia memiliki 4 core performa tinggi dan 4 core yang berfungsi untuk memaksimalkan efisiensi daya baterai.

Empat core performa dapat mencapai kecepatan 2.45GHz sementara 4 core untuk efisiensi memiliki kecepatan hingga 1.9GHz. Dalam informasi bocoran tentang Snapdragon 835, Qualcomm menjanjikan peningkatan performa 27 persen dan pengurangan daya hingga 40 persen jika dibandingkan dengan prosesor generasi sebelumnya. GPU pada Snapdragon, Adreno 540, telah mendukung resolusi 4K @60fps.

Masalah kamera, Snapdragon 832 telah mendukung satu kamera hingga 32MP atau dua kamera 16MP. Sebagai prosesor high-end, ia terintegrasi dengan Snapdragon X16 LTE yang mendukung 4X carrier aggregation dan 4x4 MIMO.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.