Spotify Punya 140 Juta Pengguna, 50% Pelanggan Berbayar

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 06 Jan 2018 15:01 WIB
spotify
Spotify Punya 140 Juta Pengguna, 50% Pelanggan Berbayar
Spotify melaporkan jumlah pelanggan berbayar layanan streamig musiknya menjadi 70 juta pelanggan.

Jakarta: Spotify mengumumkan telah memiliki 10 juta pelanggan berbayar baru selama enam bulan terakhir. Angka ini menambahkan jumlah pelanggan yang berlangganan Spotify menjadi 70 juta pelanggan.

Berbeda dengan Apple Music, Spotify menawarkan layanan musik streaming gratis dengan metode monetisasi via iklan. Spotify memiliki 70 juta pelanggan pengguna layanan gratis, sehingga jika digabung, kini Spotify memiliki total 140 juta pelanggan.

Sebagai perbandingan, laporan terbaru Apple Music menyebut layanan ini memiliki 30 juta pelanggan pada bulan September 2017, dan 30 juta pelanggan tersebut merupakan pelanggan versi berbayar bulanan.

Spotify menerapkan harga berlangganan datar sebesar USD10 (Rp133 ribu) per bulan untuk layanan streaming musiknya, serupa dengan layanan besar lain seperti Apple Music, Tidal, serta Deezer.

Namun, Spotify juga menawarkan diskon bagi sejumlah pengguna seperti pelajar, serta menawarkan layanan Spotify Family yang memungkinkan pengguna bergabung secara kelompok dengan jumlah anggota maksimal sebanyak enam orang dalam satu akun dengan harga USD15 (Rp200 ribu) per bulan.

Spotify juga dilaporkan tengah mempersiapkan proses penawaran publik awal (IPO), dan secara diam-diam mendaftarkan dokumen IPO tersebut kepada  Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat.

Menariknya, Spotify mendaftarkan dokumen tersebut secara langsung, tanpa bantuan institusi perbankan. Berbeda dari sebagian besar IPO lain, tidak tersedia batas harga khusus untuk saham Spotify saat proses IPO berlangsung.


(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

2 days Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.