Qualcomm Tuntut Balik Apple

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 12 Apr 2017 12:39 WIB
applequalcomm
Qualcomm Tuntut Balik Apple
Qualcomm kini balik menuntut Apple. (Ethan Miller / Getty Images / AFP)

Metrotvnews.com: Qualcomm menuntut balik Apple, setelah pembuat iPhone itu menuntut Qualcomm pada awal tahun ini. Kemarin, Qualcomm mendaftarkan dokumen jawaban dan tuntutan balik atas tuntutan Apple pada bulan Januari.

Qualcomm memiliki 5 poin dalam tuntutan tersebut. Salah satunya, Qualcomm menyebutkan bahwa Apple secara sengaja tidak memaksimalkan potensi chip Qualcomm pada iPhone 7 sehingga ia memiliki performa yang sama dengan modem buatan Intel.

Qualcomm berkata, Apple "memilih untuk tidak memanfaatkan fitur performa tinggi pada chipset Qualcomm untuk iPhone 7 (sehingga konsumen tidak bisa menikmati manfaat dari inovasi Qualcomm)" dan ketika iPhone dengan prosesor Qualcomm memiliki performa yang lebih baik dari iPhone dengan modem Intel, "Apple mengklaim bahwa tidak ada perbedaan antara keduanya."

Menurut laporan The Verge, Qualcomm juga menyebutkan bahwa Apple melarang mereka untuk menjelaskan pada konsumen seberapa jauh perbedaan performa antara iPhone dengan chipset Qualcomm dan iPhone dengan chipset Intel.

Perusahaan pembuat chip itu mengatakan, Apple "mengancam" mereka untuk bungkam terkait perbedaan performa tersebut. Sehingga, Qualcom tidak bisa membuktikan superioritas iPhone dengan modem Qualcomm di depan umum. 

Protes lain dari Qualcomm adalah karena Apple menyalahartikan persetujuan dan negoisasi dengan Qualcomm dan mendorong terjadinya tuntutan pada Qualcomm di pasar lain, dengan membuat pernyataan yang salah dan menyalahartikan faka. Selain itu, pembuat iPhone itu juga disebutkan mengganggu perjanjian Qualcomm dengan perusahaan lain. 

Tuntutan Apple pada Qualcomm pertama kali masuk ke pengadilan pada bulan Januari tahun ini. Tuntutan itu kemudian diikuti oleh 2 tuntutan lain, satu di Tiongkok dan satu di Inggris. CEO Apple, Tim Cook mengatakan bahwa mereka tidak punya pilihan lain selain menuntut Qualcomm meski mereka telah bekerja sama dengan perusahaan pembuat chipset itu selama bertahun-tahun. 

Dalam tuntutan balik Qualcomm, salah satu hal yang mereka inginkan adalah kompensasi karena Apple mengingkari beberapa persetujuan dan perjanjian di antara keduanya. Selain itu, mereka juga ingin agar Apple berhenti mengganggu bisnis Qualcomm dengan manufaktur komponen iPhone dan iPad. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.