BBM Perluas Layanan ke Komik dan Novel Digital

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 05 Aug 2017 23:05 WIB
blackberry
BBM Perluas Layanan ke Komik dan Novel Digital
Vice President of Business Development, BBM, Adrian Anwar.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bersamaan dengan digelarnya ajang Popcon Asia, BBM meluncurkan platform untuk komik dan novel digital, yang dinamai WebComics.

Bekerja sama dengan penerbit webtoon dan webnovel asal Korea Selatan, Neobazar, BBM akan menyediakan WebComics dalam menu Discover di aplikasinya. Cerita yang ditawarkan beragam, mulai dari kisah cinta, fantasi mister, komedi hingga laga dan olahraga.

Ketika diluncurkan, Anda akan menemukan lebih dari 200 judul, yang terdiri dari 135 webtoon dan 65 webnovel. Beberapa ilustrator yang digandeng oleh BBM adalah Baek Seung-Hoon juga Is Yuniarto. 

Vice President of Business Development, BBM, Adrian Anwar mengatakan, saat ini, BBM ingin membangun komunitas digital. Salah satunya dengan menyediakan konten. Karena itulah, BBM meluncurkan WebComics. Sejak diperkenalkan pada sekitar 2 bulan lalu, saat ini, WebComics telah berhasil mendapatkan sekitar 1,2-1,5 juta pageview per hari. 

Adrian cukup yakin jumlah pembaca WebComics akan bertambah, terutama karena BBM memiliki 65 juta pengguna aktif bulanan. Namun, berbeda dengan LINE Webtoon yang menawarkan semua kontennya secara gratis, WebComics menawarkan chapter pertama dan kedua gratis tapi pengguna harus membayar untuk membaca chapter berikutnya. 

Satu episode akan dihargai sekitar Rp8-15 ribu. Dengan begitu, diharapkan para kreator Indonesia juga akan bisa mendapatkan pendapatan melalui bagi hasil dengan Neobazar. Persentase hasil bagi ini, kata Adrian akan tergantung pada senioritas dan kualitas komik itu sendiri. 

"Kami punya segmen yang berbeda. Pengguna kami terbanyak di umur 18-34 tahun atau dewasa muda," kata Adrian saat ditanya perbedaan antara BBM WebComics dengan LINE Webtoon.

"Kalau LINE pembacanya di bawah 18 tahun." Dia merasa, segmen yang disasar BBM memiliki potensi bisnis yang lebih besar karena mereka memiliki daya beli yang lebih tinggi. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.