Analis Klaim Essential Phone Terjual 5 Ribu Unit

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 28 Sep 2017 07:46 WIB
androidsmartphone
Analis Klaim Essential Phone Terjual 5 Ribu Unit
BayStreet melaporkan Essential Phone hanya terjual sebanyak 5.000 unit di Amerika Serikat sejak peluncurannya.

Metrotvnews.com: Perusahaan Andy Rubin, Essential, telah bernilai mencapai USD1,2 miliar (Rp16 triliun). Namun. produk pertamanya diprediksi perusahaan riset bernama BayStreet pada laporan terbarunya, akan mengalami kegagalan terkait dengan penjualan di pasar.

BayStreet dikenal masyarakat sebagai perusahaan yang melacak dan menganalisis pengiriman ponsel di pasar Amerika Serikat. Menurut perusahaan tersebut, Essential Phone hanya terjual sebanyak 5.000 unit di Amerika Serikat sejak peluncurannya.

Angka tersebut sangat rendah, tetapi bukan tidak mungkin untuk dicapai. Essential Phone resmi diluncurkan pada bulan Juni lalu, dan baru tersedia dan didistribusikan pada awal bulan September ini. Smartphone ini juga secara eksklusif didistribusikan oleh Sprint di pasar Amerika Serikat, sementara versi non paket dapat diperoleh melalui Best Buy dan toko online Essential.

Essential Phone dipasarkan seharga USD699,99 (Rp9,4 juta), sementara aksesori kamera 360 derajat tambahan dipasarkan seharga USD200 (Rp2,6 juta). Pelanggan Sprint dapat membeli Essential Phone dengan harga USD14,58 (Rp196 ribu) per bulan selama 18 bulan.

Salah satu penguji perangkat dari Phone Arena, Maxwell R, menyebut Essential Phone memiliki sejumlah kekurangan mendasar. Mengusung desain menawan, Maxwell menyebut keindahan yang disuguhkan Essential Phone pada luar saja.

Sebelumnya, Essential Phone menerima update software pada malam kehadirannya di toko Sprint di seluruh Amerika Serikat. Secara teknis, update ini bukanlah yang pertama, dan update sebelumnya hanya dapat dinikmati oleh pengguna unit review.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.