Persediaan iPhone X Diprediksi Sedikit, Ini Alasannya

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 28 Sep 2017 12:00 WIB
appleiphoneiphone x
Persediaan iPhone X Diprediksi Sedikit, Ini Alasannya
Apple iPhone X. (AFP PHOTO / Josh Edelson)

Metrotvnews.com: Analis KGI Securities, Ming-Chi Kuo memperkirakan, persediaan iPhone X akan terbatas sampai semester pertama 2018.

Dia menyampaikan ini dalam catatan Apple Insight pada para investor pada hari Senin, lapor Business Insider. Apple iPhone 8 telah mulai tersedia di pasar Amerika Serikat pada akhir minggu lalu.

Namun, iPhone X, yang merupakan smartphone Apple yang paling canggih dan paling mahal dari Apple, baru akan tersedia di pasar pada 3 November. Meski harganya yang mahal, diperkirakan, permintaan akan iPhone X sangat tinggi. Kuo memperkirakan, jumlah pesanan untuk ponsel tersebut mungkin akan mencapai lebih dari 40-50 juta unit. 

"Kami pikir, penggemar berat Apple di AS dan sebagian pengguna iPhone 6 dan 6s akan rela membayar mahal untuk mendapatkan ponsel ini," tulis Kuo.

Karena tingginya permintaan, ada kemungkinan bahwa iPhone X akan sulit untuk didapatkan. Sementara pabrik Apple baru akan mulai memproduksi iPhone X secara massal pada pertengahan atau akhir Oktober. 

Alasan produksi terhambat adalah karena kamera depan "TrueDepth" pada iPhone X, yang memiliki konstruksi yang kompleks sehingga sulit untuk dibuat dalam jumlah banyak. Sensor pengenalan wajah pada iPhone X terdiri dari dua modul yaitu modul "Romeo" dan modul "Juliet".

Modul Romeo berfungsi untuk memproyeksikan titik-titik inframerah untuk memetakan wajah, sementara modul Julit berfungsi untuk membaca pola tersebut. Narasumber WSJ, menyebutkan bahwa modul Romeo memakan waktu lebih lama untuk dibuat dari modul Juliet. Hal ini dapat mempersulit produksi, yang akan membuat persediaan iPhone X semakin terbatas. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.