Groove Music Ditutup, Fitur Musik Cortana Mati?

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 05 Jan 2018 10:28 WIB
microsoft
Groove Music Ditutup, Fitur Musik Cortana Mati?
Microsoft menghentikan fungsi pengenalan musik pada Cortana setelah layanan streaming Groove Music dihentikan.

Jakarta: Fungsi pengenalan musik pada asisten virtual Microsoft Cortana tidak dapat berfungsi. Microsoft telah mengumumkan penghentian layanan streaming Groove Music pada awal tahun 2018.

Karena keputusan tersebut, Microsoft mengonfirmasi bahwa fungsi pengenalan musik Cortana pun juga dihentikan. Pengguna smartphone dengan dukungan Cortana tidak lagi memanfaatkan fungsi ini, meski dapat mencari alternatif lain.

Hingga saat ini, masih belum tersedia informasi terkait kemunculan kembali fitur tersebut di Cortana di masa mendatang. Namun, Microsoft secara spesifik menyebut fungsionalitas pengenalan musik telah dihentikan.

Keputusan tersebut mungkin tidak memengaruhi pengguna Android atau iOS yang menggunakan Shazam. Namun, menjadi permasalahan bagi pengguna Windows 10, sebab Shazam telah menarik aplikasi layanannya dari toko aplikasi Microsoft Store.

Sebelumnya, Microsoft mengumumkan rencana mengakuisisi Avere Systems, perusahaan penyimpanan data berbasis cloud hibrida yang berkantor di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat. Namun, informasi detil terkait kesepakatan masih dirahasiakan.

Selain penawaran layanan cloud hibrida, Avere System juga menyediakan akses ke sejumlah perusahan besar di berbagai industri bagi Microsoft. Perusahaan tersebut termasuk Sony Pictures Imageworks, studio animasi Mac Guff, Library of Congress, John Hopkins University, and perusahaan peralatan pengujian otomatis (ATE), Teradyne.

Microsoft menggulirkan pembaruan keamanan khusus pendukung versi Windows yang saat ini tersedia di pasar. Update tersebut merupakan bagian dari rangkaian perbaikan untuk melindungi bug prosesor yang baru-baru ini ditemukan di chipset Intel, AMD dan ARM.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.