Rekrut Insinyur Apple, Google Garap Chip?

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 25 Dec 2017 08:58 WIB
google
Rekrut Insinyur Apple, Google Garap Chip?
Google menggaet desainer chip Apple John Bruno untuk membantunya mengembangkan chipset karyanya sendiri.

Jakarta: Google dalam tahap awal pengembangan lini chip mobile karyanya, yang akan disematkan pada perangkat Pixel dan mobile lainnya di masa depan. Untuk membantu Google memproduksi komponen berkualitas tinggi, Google membujuk desain chip Apple John Bruno.

Menurut laporan terbaru, Bruno bertugas memimpin grup analis kompetitif silikon Apple. Tim ini bertugas memastikan bahwa chip yang digunakan di dalam perangkat Apple seperti iPhone dan iPad lebih unggul jika dibandingkan dengan kompetitor.

Sebelum bergabung dengan Apple, Bruno bekerja di Advanced Micro Devices sebagai kepala insinyur. Bruno bertugas dalam pengembangan lini chip Fusion, dan juga menangani desain chip di ATI. Kini sebagai System Architect untuk Google, Bruno merupakan satu dari beberapa insinyur yang meninggalkan Apple untuk Google.

Di antara sejumlah insinyur terpenting yang beralih ke Google termasuk Manu Gulati, yang bertugas mengawal pengembangan chipset Apple A series yang digunakan untuk mendukung perangkat seperti Apple iPhone, Apple iPad, Apple iPod Touch, dan speaker cerdas yang akan diluncurkan, Apple HomePod.

Setelah mencari kandidat pegawai dari perusahaan besar seperti Apple dan Qualcomm, Google diprediksi akan memperkenalkan lini chip karyanya paling awal setidaknya pada tahun 2018 mendatang.

Google kembali menggencarkan upayanya dalam membujuk masyarakat menggunakan layanan streaming Play Music. Salah satu upaya yang dilakukannya adalah kembali menawarkan masa percobaan gratis.

Google kini kembali menghadirkan program promosi baru yang ditujukan untuk mengajak lebih banyak konsumen ke layanan streaming musik karyanya. Untuk waktu terbatas, Google menawarkan konsumen baru waktu percobaan layanan selama empat bulan gratis.

Sebelumnya, Eric Schmidt, eksekutif Google yang bergabung dengan perusahaan pencarian itu pada 2001, dilaporkan juga akan mengundurkan diri sebagai Executive Chairman dari Alphabet, perusahaan induk Google, pada bulan Januari mendatang.


(MMI)

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta
Review Smartphone

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta

2 days Ago

Advan i6 menawarkan performa cukup baik untuk perangkat di kelas harga terjangkau, yaitu Rp1,5 …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.