Apple Berencana Izinkan Developer Beri Diskon untuk Pelanggan

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 07 Nov 2017 14:34 WIB
apple
Apple Berencana Izinkan Developer Beri Diskon untuk Pelanggan
Apple berencana memberikan pengembang opsi diskon untuk menarik konsumen baru berlangganan aplikasi mereka.

Metrotvnews.com: Apple dilaporkan berencana untuk memberikan pengembang sedikit kebebasan terkait level harga berlangganan dalam aplikasi. Rencana tersebut ditemukan pada catatan perilisan iOS 11.2 beta, dan menyertakan penjelasan lebih rinci terkait rencana tersebut.

Pada catatan tersebut, 9to5Mac melaporkan Apple berencana memperluas opsi harga secara penuh dan opsi gratis menjadi opsi diskon baru, guna menarik pelanggan baru untuk berlangganan dengan memanfaatkan metode pembayaran auto.

Sebelumnya, pengembang hanya diizinkan untuk menggunakan percobaan gratis sebanyak satu kali penggunaan sebagai insentif untuk menarik perhatian pengguna agar memanfaatkan auto-pay.

Namun hingga saat ini, masih belum diketahui dengan pasti waktu resmi peluncuran iOS 11.2, meski diperkirakan akan meluncur dalam waktu dekat.

Perubahan tersebut diprediksi tidak berdampak signifikan bagi pengguna, namun menjadi keuntungan bagi pengembang jika mampu menemukan jalan tengah lebih nyaman terkait penawaran percobaan gratis dan berlangganan dengan harga penuh.

Apple telah menghadirkan kesepakatan menguntungkan dengan pembuat aplikasi yang menawarkan sistem berlangganan melalui perubahan pada kebijakan App Store, yang resmi diaplikasikan pada tahun lalu.

Perubahan tersebut mengurangi pendapatan berlangganan dari 30 persen menjadi 15 persen, selama pengguna memilih pembayaran untuk berlangganan selama lebih dari 12 bulan.

Dengan kebebasan soal harga tersebut, Apple mendorong lebih banyak pengembang untuk menjual software berlangganan mereka melalui App Store.

Saat ini, pendapatan Apple dari divisi layanan, yang termasuk App Store, dilaporkan lebih besar per kuartalnya jika dibandingkan dengan pendapatan gabungan dari divisi iPad, Apple Watch dan headphone.

Sementara itu, Apple dinyatakan menang gugatan hukum menyoal paten fitur kunci layar kunci smartphone, dari Samsung. Apple resmi menjadi pemilik hak paten fitur kunci layar smartphone tersebut dengan nilai gugatan sebesar USD120 juta atau setara Rp1,6 triliun. 


(MMI)