Intel Akui Ada Celah Keamanan di Prosesornya

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 23 Nov 2017 18:41 WIB
intelcyber security
Intel Akui Ada Celah Keamanan di Prosesornya
Beberapa prosesor Intel memiliki celah keamanan yang cukup serius

Jakarta: Intel akhirnya mengakui beberapa lini prosesornya memiliki celah keamanan kyang cukup berbahaya.

Celah keamanan yang terdapat di bagian Management Engine tersebut dikatakan memungkinkan hacker mengambil alih kendali komputer sepenuhnya dari jarak jauh. 

Sejauh ini, jenis prosesor yang diketahui memiliki celah keamanan ini adalah seri prosesor Intel generasi ke-6, 7, dan 8, termasuk Intel Core, Pentium, Celeron, Atom, dan beberapa varian Xeon.

Menurut Engadget, salah satu skenario terburuk akibat celah keamanan ini adalah hacker bisa menyusupkan program berbahaya ke dalam komputer targetnya. Lebih parahnya lagi, semua itu bisa dilakukan dari jarak jauh melalui Management Engine dan Intel Server Platform Services.

Sementara itu, Intel sudah merilis sebuah tool khusus untuk mendeteksi dan mencegah penggunaan celah keamanan tersebut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Beberapa vendor PC seperti Dell dan Lenovo juga sudah mengeluarkan daftar perangkat yang memiliki celah keamanan tersebut. Sayangnya hingga saat ini belum ada update firmware yang bisa menutup celah keamanan ini.

Jika Anda memiliki PC atau perangkat lain yang menggunakan prosesor yang telah disebutkan di atas, sebaiknya Anda segera memeriksa update sistem operasi terkini, karena tool deteksinya sudah tersedia di Windows dan Linux.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.