Samsung Luncurkan Smartphone Lipat Pertama di 2018

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 04 Dec 2017 10:37 WIB
samsung
Samsung Luncurkan Smartphone Lipat Pertama di 2018
Samsung dikabarkan akan meluncurkan ponsel lipat pertamanya, Galaxy X , pada tahun 2018 mendatang.

Jakarta: Samsung dikabarkan akan menghadirkan smartphone berdesain lipat pertamanya, yaitu Galaxy X, di pasar pada tahun 2018 mendatang. Kehadiran perangkat tersebut akan menjadi pesaing dari perangkat serupa yang juga dikembangkan oleh Apple dan LG.

President Samsung Ko Dong-jin mengungkap pada bulan September lalu, perusahaannya berencana meluncurkan smartphone lipat pada tahun 2018. Sumber di industri layar menyebut bahwa Samsung Display berhasil mengembangkan panel lipat dengan level lekuk 1.0R.

Level lekuk tersebut dapat diartikan bahwa layar dapat dilipat ke arah dalam sepenuhnya serupa kertas. Hingga saat ini, opini dominan menyebut bahwa Samsung akan menggunakan bahan plastik untuk memproduksi layar lipat tersebut.

Sebelumnya, perusahaan asal Korea Selatan tersebut telah mengaplikasikan sejumlah paten teknologi terkait dengan smartphone lipat. Galaxy X dinilai akan menjadi wadah Samsung untuk menghadirkan sejumlah paten teknologi tersebut.

Alasan lain dibalik rencana Samsung meluncurkan Galaxy X pada tahun 2018 dilaporkan untuk menceah LG membantu Apple menjadi produsen perangkat yang meluncurkan smartphone lipat pertama di dunia.

Apple baru-baru ini mendaftarkan paten untuk iPhone lipat di wilayah Amerika Serikat, dan LG Display akan menjadi perusahaan yang ditunjuk sebagai pemasok panel layar yang dapat dilipat untuk perangkat tersebut.

Saat ini, LG Display berencana untuk memproduksi panel lipat pertamanya dengan level lekuk 2,5R pada tahun 2018. Sementara itu, panel lipat dengan level lekuk 1.0R diperkirakan akan siap pada tahun 2019 mendatang.

Media di Korea Selatan mengutip sumber dari industri layar melaporkan bahwa smartphone dengan layar yang dapat dilipat tersebut akan dikomersialkan di Korea Selatan dan global dalam beberapa tahun mendatang.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.