Apple HomePod Klaim 6% Pangsa Pasar Speaker Cerdas AS

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 06 Feb 2019 12:34 WIB
apple
Apple HomePod Klaim 6% Pangsa Pasar Speaker Cerdas AS
Apple HomePod mengklaim pangsa pasar speaker cerdas Amerika Serikat sebesar enam persen.

Jakarta: Apple merilis speaker cerdas pertamanya lebih dari satu tahun setelah peluncuran Google Home. Jika dibandingkan dengan peluncuran Amazon Echo generasi pertama, peluncuran speaker cerdas dari Apple bahkan jauh lebih terlambat. 

HomePod diperkirakan akan menarik perhatian konsumen lebih cepat dari speaker cerdas lainnya. Sayangnya, perkiraan itu salah berkat kompetisi yang kian memanas karena banyaknya varian Amazon Echo dan Google Home dengan harga terjangkau.

Menurut Consumer Intelligence Research Partners (CIRP), Apple tidak akan menguasai pasar speaker cerdas sampai mereka memutuskan untuk menambah varian HomePod, lapor Phone Arena.

CIRP melakukan survei pada 500 pemilik speaker cerdas di Amerika Serikat pada 1 Januari hingga 11 Januari. Dalam survei itu, CIRP menemukan bahwa Amazon mendominasi pasar speaker cerdas dengan pangsa pasar sebesar 70 persen.

Sedangkan posisi kedua ditempati oleh Google Home dengan pangsa pasar sebesar 24 persen. Sementara Apple HomePod hanya memperoleh porsi yang tergolong kecil yaitu sebesar enam persen dari pangsa pasar keseluruhan.

Perolehan pangsa pasar Apple HomePod ini dianggap kecil. Selain itu, HomePod juga dinilai sulit bersaing dengan speaker cerdas lain buatan Amazon dan Google yang mendominasi ranah perangkat ini. Namun, performa Apple HomePod dinilai cukup baik, mengingat ia dapat mencapai persentase tersebut dalam kurun waktu sekitar satu tahun.

Analis CIRP meyakini bahwa terdapat sekitar 66 juta perangkat dengan perintah suara beredar di AS saat ini. Angka tersebut meningkat dari 53 juta pada 3 bulan lalu dan dari 36 juta unit pada bulan Desember 2017.

Meskipun pasar speaker cerdas mengalami pertumbuhan pesat -- hampir 85 persen dalam waktu 12 bulan -- perolehan pangsa pasar relatif stabil diantara tiga pemain besar di industri tersebut. Amazon Echo, Google Home, dan Apple HomePod dilaporkan memiliki pangsa pasar yang stabil selama beberapa kuartal terakhir.

Amazon, Google, dan Apple mempertahankan perolehan pangsa pasar di AS sejak bulan Juni 2018, yang merupakan hal yang tidak biasa. Menariknya, Google menjadi produsen yang paling cepat menyusul Amazon dalam jumlah konsumen yang memiliki lebih dari satu speaker cerdas.

Secara keseluruhan, sebanyak 35 persen pemilik speaker cerdas memiliki setidaknya dua perangkat di rumah. Angka ini naik jika dibandingkan dengan tahun lalu, yang hanya mencapai 18 persen.

Namun, laporan CIRP ini tidak menampilkan informasi terkait dengan pendapatan yang dihasilkan Amazon Echo, Google Home, dan Apple HomePod.


(ELL)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.