Empat Kamera di Galaxy A9 (2018), Bukti Fokus Samsung di Kelas Menengah

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 13 Oct 2018 07:39 WIB
samsung
Empat Kamera di Galaxy A9 (2018), Bukti Fokus Samsung di Kelas Menengah
Head of IT & Mobile Product Marketing Samsung Indonesia Denny Galant.

Kuala Lumpur: Kehadiran dukungan empat kamera pada Samsung Galaxy A9 (2018) tidak hanya menjadi perhatian. Dukungan kamera dengan jumlah tersebut dinilai inovatif, dan seharusnya tersedia pada perangkat high-end.

Samsung justru menghadirkannya pada perangkat terbaru pada Seri A, yang merupakan lini perangkat kelas mid-high. Samsung mengaku memiliki alasan tersendiri.

"Kualitas kamera utama dan depan fungsinya vital bagi milenial, sehingga sebagian besar milenial akan mempertimbangkan sektor kamera sebelum membeli smartphone," Head of IT & Mobile Product Marketing Samsung Indonesia Denny Galant.

Dukungan kamera inovatif ini disebut Samsung sebagai bukti bahwa perusahaannya semakin menyeriusi pasar kelas menengah. Keseriusan tersebut juga didorong oleh pertumbuhan yang tengah terjadi di generasi milenial, terutama di Indonesia.

Generasi milenial ini juga disebut Denny akrab, serta interaktif dengan media sosial. Hal ini yang disebut Denny mendorong Samsung menjadikan inovasi di bidang kamera tidak hanya pada Galaxy A9 (2018), tetapi juga pada Galaxy A7 (2018).

Meskipun demikian, Denny menyebut kemampuan terbaik yang dihadirkan ponsel kelas mid-high ini tetap tidak setara dengan kemampuan yang mendukung kamera perangkat seri premium Samsung.

Denny menyebut hasil gambar terbaik dari yang terbaik yang disuguhkan kamera perangkat Samsung tetap tersedia dari perangkat unggulannya.

Sementara itu, disinggung soal peluang kamera berjumlah banyak ini di perangkat high-end dan unggulan Samsung, Denny mengaku belum bisa memberikan jawaban. Ia juga meminta konsumen menunggu hingga tahun depan untuk memperoleh informasi lebih detil.

Hal ini senada dengan jawaban Principal Product Designer Mobile Communications Business Samsung Electronics Sang Il Park.

Meski masih terlalu awal untuk membahas hal ini, namun Park menyebut Samsung akan mempertimbangkan hal terkait inovasi kamera ini jika konsumen menginginkannya, termasuk ketersediaan dukungan kamera dalam jumlah lebih banyak di perangkat karyanya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.