Elon Musk Sibuk Bikin Robot Naga

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 26 Apr 2018 12:36 WIB
elon musk
Elon Musk Sibuk Bikin Robot Naga
Elon Musk sering membuat kicauan yang membuat orang bertanya-tanya. (AFP PHOTO / Brendan Smialowski)

Jakarta: Elon Musk bertanggung jawab atas proyek-proyek yang dikerjakan oleh SpaceX, Tesla dan The Boring Company. Seolah itu tidak cukup membuatnya sibuk, Musk kini punya proyek baru, yaitu membuat robot naga. 

"Oh, ngomong-ngomong, saya sedang membuat robot naga," kata Musk melalui akun Twitter miliknya.

Sayangnya, seperti yang dilaporkan oleh Fortune, Musk tidak memberikan informasi lain terkait proyek barunya ini. Namun, kata-katanya cukup untuk membuat banyak orang penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh sang milyarder tersebut. 

Sejauh ini, hanya ada satu produk dari perusahaan Musk yang menggunakan nama Dragon, yaitu kapsul yang dikirimkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Menurut Inverse, ada kemungkinan, Musk akan menanamkan kecerdasan buatan (AI) pada kapsul Dragon milik SpaceX. AI ini juga bisa terhubung ke otak manusia melalui Neuralink. 

Sekarang kapsul Dragon memang hanya digunakan untuk mengangkat barang. Namun, ke depan, kapsul itu akan digunakan untuk membawa astronot. Dan jika Musk memang mengembangkan AI pada kapsul tersebut, itu artinya astronot yang pergi ke luar angkasa akan ditemani oleh AI super cerdas. Memang, ini terdengar tidak masuk akal, tapi tetap ada kemungkinan hal itu terjadi. 

Meskipun ada banyak orang yang penasaran dengan apa yang akan Musk lakukan, ada juga orang yang mengkritiknya karena dia tidak fokus untuk menyelesaikan masalah produksi dari Tesla Model 3. Seorang menyebutkan bahwa apa yang Musk lakukan adalah hal yang tidak bertanggung jawab, terutama karena Tesla sedang menghadapi masalah finansial. 

Musk biasanya tidak membutuhkan waktu untuk membiarkan para pengikutnya tahu apakah dia serius dalam mengembangkan proyek baru. The Boring Company didirikan pada hari yang sama ketika dia membuat kicauan tentang persuahaan tersebut. Sementara flamethrower yang dia janjikan melalui tweet dibuat dalam waktu satu bulan. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.