Mungkinkah Facebook Pakai Sistem Berbayar?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 11 Apr 2018 11:45 WIB
media sosialfacebookCambridge Analytica
Mungkinkah Facebook Pakai Sistem Berbayar?
Mark Zuckerberg tidak sepenuhnya menolak konsep Facebook berbayar. (AFP PHOTO / JOSH EDELSON)

Jakarta: CEO Facebook Mark Zuckerberg terbuka dengan ide Facebook berbayar. Facebook bisa digunakan secara gratis berkat dukungan iklan tertarget atau targeted ad.

Namun, seiring dengan meningkatnya kekhawatiran akan penyalahgunaan data pribadi pengguna yang dikumpulkan Facebook, banyak pengguna yang menunjukkan ketertarikan akan Facebook berbayar yang bebas dari iklan. Zuckerberg tampaknya terbuka dengan ide tersebut. 

Dalam kesaksian di hadapan Komite Senat Kehakiman dan Perdagangan, Zuckerberg mengimplikasikan bahwa ada kemungkinan Facebook akan membuat versi berbayar. Topik ini datang dari Senator Utah, Orrin Hatch yang pernah bertemu dengan Zuckerberg pada 2010.

"Ketika itu, Anda bilang Facebook akan tetap gratis selamanya," kata Hatch pada Zuckerberg. "Apa ini masih jadi tujuan Anda?"

"Senator, ya," kata Zuckerberg. "Versi gratis dari Facebook akan selalu ada. Misi kami adalah untuk membantu semua orang terhubung dan membuat semua orang menjadi lebih dekat dengan satu sama lain. Untuk melakukan itu, kami percaya, kami harus memberikan layanan yang bisa digunakan oleh semua orang."

Seperti yang disebutkan oleh The Verge, dengan menyebutkan bahwa ada versi gratis dari Facebook, Zuckerberg mengimplikasikan bahwa dia terbuka dengna ide versi berbayar tanpa iklan, yang sudah disarankan oleh banyak orang.

Memang, jika ingin mengimplementasikan sistem itu, Facebook harus menghadapi masalah serius. Namun, sistem berbayar bisa jadi jawaban atas kekhawatiran penyalahgunaan data pengguna. 

Ketika COO Facebook Sheryl Sandberg ditanyai tentang versi berbayar Facebook, dia menawarkan jawaban yang lebih ambigu dari Zuckerberg. 

"Bisakah Anda membuat sebuah alat dengan nama 'Saya tidak mau Facebook menggunakan data pribadi saya untuk memberikan iklan tertarget'," tanya Savannah Guthrie dari Today pada hari Sabtu. "Bisakah Anda membuat tombol untuk menghindari iklan?"

"Kami punya berbagai jenis penghindaran iklan. Tapi kami tidak punya pilihan untuk menghindari iklan pada level tertinggi," kata Sandberg. "Itu akan menjadi produk berbayar."


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

4 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.