Peneliti Latih Kecerdasan Buatan Bertingkah Seperti Anjing

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 16 Apr 2018 15:10 WIB
robotkecerdasan buatan
Peneliti Latih Kecerdasan Buatan Bertingkah Seperti Anjing
Para peneliti mendapatkan data dari seekor anjing Malamute.

Jakarta: Ada banyak hal yang kecerdasan buatan (AI) bisa pelajari dari anjing, menurut para peneliti dari University of Washington dan Allen Institute for AI.

Para peneliti tersebut baru saja melatih jaringan syaraf untuk mengartikan dan memprediksi perilaku anjing. Hasilnya, mereka berkata, menunjukkan bahwa binatang bisa menjadi sumber pelatihan data baru untuk sistem AI, termasuk sistem yang digunakan untuk mengendalikan robot. 

Untuk melatih AI berpikir layaknya anjing, pertama, para peliti memerlukan data. Mereka mengumpulkan data dalam bentuk video dan informasi gerakan yang ditangkap dari seekor anjing Malamute bernama Kelp.

Sebanyak 380 video pendek diambil menggunakan kamera GoPro yang dipasang di atas kepala sang anjing, juga data gerakan dari sensor-sensor yang ada pada tubuh dan kaki anjing tersebut. 

The Verge melaporkan, dengan informasi tersebut, para peneliti menganalisa tingkah laku Kelp menggunakan teknik deep learning. Teknik AI tersebut biasanya digunakan untuk mengenali pola dari data. Dalam kasus ini, data yang dicocokkan adalah gerakan dari kaki Kelp dan data visual dari kamera GoPro. 



Jaringan syaraf yang dilatih menggunakan data ini kemudian akan bisa memperkirakan apa yang akan dilakukan oleh sang anjing dalam keadaan tertentu. Misalnya, jika seseorang melemparkan bola, jaringan syaraf itu akan bisa memprediksi bahwa anjing akan mengejarnya. 

Penulis utama riset ini, Kiana Ehsani menjelaskan bahwa sistem AI mereka dapat memprediksi tingkah laku anjing dengan sangat akurat, meski hanya dalam waktu sangat singkat.

Setelah para peneliti melatih jaringan syaraf untuk memiliki perilaku layaknya anjing -- yang dalam laporan riset dijelaskan sebagai binatang yang memiliki kecerdasan visual, bisa mengenali makanan, penghalang, manusia dan binatang lain -- mereka ingin tahu apakah jaringan syaraf itu juga akan memelajari hal lain tentang dunia sekitarnya tanpa diberitahukan secara eksplisit. 

Ternyata, jaringan syaraf yang dilatih menggunakan perilaku anjing menunjukkan kecerdasan layaknya anjing, meski kapasitasnya sangat terbatas. 

Sistem yang dibuat oleh Ehsani dan koleganya bukanlah model dari otak atau kesadaran dari anjing. Sistem tesrebut hanya memelajari hal-hal dasar berdasarkan data yang diberikan.

Sama seperti penelitian AI lainnya, para peneliti dalam penelitian ini hanya melatih sistem jaringan syaraf berdasarkan data yang didapatkan dari gerakan anjing.

Namun, seperti yang disebutkan oleh Ehsani, ini tampaknya menjadi kali pertama seseorang mencoba untuk melatih sistem jaringan syaraf pada AI menggunakan data dari binatang.

Hal ini mengimplikasikan bahwa data yang didapat dari binatang juga bisa digunakan sebagai data untuk melatih kecerdasan buatan. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.