Telkomsel Justru Ingin Belajar dari MyBusiness Store

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 23 Jul 2018 15:20 WIB
telkomsel
Telkomsel Justru Ingin Belajar dari MyBusiness Store
Telkomsel ingin lebih memahami kebutuhan UKM via MyBusiness Store.

Jakarta: Layanan guna membantu mendorong pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) bukanlah pertama kali dihadirkan oleh Telkomsel melalui MyBusiness Store. Sebelumnya, Telkomsel mengaku telah bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk melakukan hal tersebut.

"Cara kami menghadirkan bantuan untuk UKM pada tahun 2015 berbeda, dulu 4G LTE belum luas. Makanya sekarang lebih gencar dalam menghadirkan dukungan karena teknologinya sudah lebih memungkinkan," ujar Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel Arief Pradetya.

Namun disinggung soal target yang dicanangkan untuk MyBusiness Store, Telkomsel mengaku tidak target secara kuantitatif. Arief menyebut, via MyBusiness Store, Telkomsel jutsru lebih ingin belajar mengenai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh usaha kecil menengah.

Hal ini disebutnya akan dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang lebih sesuai, dan akan semakin membantu UKM untuk bertumbuh. Sebab, lanjut dia, tidak dapat dimungkiri bahwa UKM menjadi salah satu industri yang memiliki potensi besar untuk mendorong roda perekonomian Indonesia.

Selain menyediakan layanan serupa manajemen, Telkomsel mengaku memiliki sejumlah ide pengembangan lain untuk MyBusiness Store. Salah satunya adalah kerja sama dengan fintech, yang dinilainya memiliki kemudahan dalam mengakses permodalan yang dibutuhkan UKM, selaras dengan fokus sejumlah fintech di Indonesia.

Tengah dalam proses pembahasan ke arah itu, Telkomsel mengaku menentukan waktu realisasi ide ini tidaklah mudah. Sebab, lanjut Arif, Telkomsel tidak bertindak sebagai penyedia layanan, sehingga harus memastikan regulasi perizinan terkait terlebih dahulu.

Sementara itu untuk mengedukasi UKM terkait ketersediaan layanan MyBusiness Store, Telkomsel melakukan sejumlah cara, termasuk klinik pelatihan, bekerja sama dengan mitra sehingga bisa belajar via booth.

Saat ini, Telkomsel menambahkan program edukasi via gerai grapari, serta melatih komunitas yang dekat dengan UKM. Sebagai informasi, Telkomsel MyBusiness merupakan evolusi dari Telkomsel Coorporate Business Solution yang diluncurkan pada tahun 2008, dan berubah nama menjadi MyBusiness pada tahun 2016.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.