Speaker Pintar Google Lebih Laku dari Amazon

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 28 May 2018 11:12 WIB
google
Speaker Pintar Google Lebih Laku dari Amazon
Google mengungguli Amazon terkait pendistribusian speaker cerdas selama kuartal pertama tahun 2018.

Jakarta: Amazon menawarkan Amazon Echo pertama pada tahun 2015. Sebagai kreator kategori ini, Echo memiliki pangsa pasar terbesar pada unit tersebut tersebut, dan terus merajai bagan penjualan setiap kuartal. Hal tersebut berubah pada kuartal pertama tahun ini.

Speaker cerdas menjadi ranah produk teknologi dengan perkembangan terpesat dan dibuat dari kombinasi speaker dan asisten personal virtual.

Selama periode tiga bulan yang berlangsung dari bulan Januari hingga Maret, sebanyak sembilan juta unit didistribusikan secara global menurut perusahaan penelitian Canalys.

Angka tersebut menandai pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 210 persen. Selama kuartal pertama tahun ini, sebanyak 3,2 juta Google Home dan Google Home Mini mulai dikirimkan secara global, dan berhasil mengungguli distribusi speaker Echo pada kuartal yang sama sebanyak 2,5 juta unit.

Pendistribusian Google meningkat 483 persen jika dibandingkan dengan pertumbuhan delapan persen yang diperoleh Amazon.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Alibaba yang mendistribusikan sebanyak 1,1 juta speaker cerdas bermerek TMall pada kuartal pertama tahun ini.

Posisi keempat ditempati oleh Xiaomi yang mendistribusikan sebanyak lebih dari 600 ribu speaker Xiao AI di Tiongkok, dari bulan Januari hingga Maret.

Kategori lain, termasuk Apple HomePod, dilaporkan didistribusikan sebanyak 1,56 juta unit speaker cerdas secara global pada kuartal pertama 2018.

Namun, Apple HomePod baru diluncurkan pada bulan Februari lalu, sehingga baru tersedia kurang lebih dua bulan selama kuartal dengan periode selama tiga bulan tersebut. Di Amerika Serikat, sebanyak 4,1 juta unit speaker cerdas didistribusikan selama bulan Januari hingga Maret, dan tiga produsen yang merajai daftar adalah Google, Amazon dan Apple.

Di Tiongkok, sebanyak 1,8 juta unit speaker cerdas didistribusikan oleh Alibaba, Xiaomi dan DingDong, menempati rangking satu hingga tiga.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.