Inilah Samsung Galaxy Note 9

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 10 Aug 2018 00:40 WIB
samsung
Inilah Samsung Galaxy Note 9
Samsung Galaxy Note 9.

Jakarta: Penjualan Galaxy S9 mungkin tidak sebaik yang Samsung harapkan, tapi tidak menghentikan raksasa Korea Selatan itu untuk mengadakan acara peluncuran besar-besaran untuk smartphone premium mereka berikutnya.

Samsung resmi meluncurkan Galaxy Note 9. Fokus Samsung pada Galaxy Note terbaru ini masih sama: performa dan produktivitas. Saat ini, ponsel tersebut memiliki spesifikasi terbaik dengan layar lebih besar, fungsi S Pen lebih banyak dan baterai yang lebih besar.

Menariknya, software Samsung DeX juga kini tertanam langsung pada ponsel. Jadi, Anda tidak perlu lagi membeli dock untuk menghubungkan Note 9 ke monitor eksternal untuk membuat ponsel baru Samsung itu bekerja layaknya PC, lapor The Verge.

Samsung menyediakan dua varian dari Galaxy Note 9. Varian RAM 6GB dan memori internal 128GB yang dihargai USD999 dan varian RAM 8GB dan memori internal 512GB yang dihargai USD1.250.

Samsung Indonesia akan mengumumkan ketersediaan Note 9 di Indonesia pada Jumat, 10 Agustus 2018 sore.

Dari segi tampilan, Galaxy Note 9 terlihat sangat mirip dengan pendahulunya, kecuali sensor sidik jarinya yang kini dipindahkan ke bawah kamera.

Selain itu, semua fitur pada smartphone premium Samsung juga ada pada Galaxy Note 9, seperti fitur tahan air, wireless charging, slot microSD dan port audio. Samsung bahkan masih membuat tombol Bixby. Anda bisa menggunakan microSD dengan kapasitas 512GB jika Anda ingin mendapatkan ponsel dengan kapasitas 1TB.

Note 9 akan menggunakan Android 8.1 Oreo sebagai sistem operasi dan dilapisi dengan antarmuka buatan Samsung. Ponsel ini juga sudah dilengkapi dengan Samsung Pay.



Di Amerika Serikat, Galaxy Note 9 akan tersedia dalam warna pink dan ungu. Namun, masih belum diketahui warna apa saja yang akan tersedia di Indonesia.

Galaxy Note 9 memiliki layar yang sedikit lebih besar, 6,4 inci, jika dibandingkan dengan pendahulunya, yang memiliki layar 6,3 inci. Uniknya, Galaxy Note 9 sedikit lebih pendek dari Note 8, yang berarti Samsung berhasil memangkas bezel pada bagian atas dan bawah ponsel.

Galaxy Note 9 memang ponsel yang sangat besar, yang akan menyulitkan Anda untuk menggunakannya dengan satu tangan. Namun, Anda bisa menikmati layar AMOLED Quad HD+ dengan leluasa. Ponsel ini memiliki frame matte aluminium.

Samsung menanamkan baterai berdaya 4.000 mAh, yang merupakan baterai terbesar yang pernah dipasang pada seri Note. Samsung tampaknya masih belum melupakan kekacauan yang terjadi akibat Galaxy Note 7.

Mereka menyebutkan, Note 9 tidak hanya telah melewati berbagai pemeriksaan yang mereka lakukan, tapi baterai pada ponsel itu juga telah disertifikasi oleh perusahaan ketiga, UL dan Exponent.

Sama seperti Galaxy S9, Note 9 menggunakan Qualcomm Snapdragon 845. Hanya saja, Samsung berkata bahwa mereka telah mengoptimalkan GPU-nya. Samsung juga menyebutkan bahwa mereka memasang sistem pendingin cari pada ponsel itu.

Sayangnya, saat ini masih belum diketahui apakah sistem yang pertama kali dipasang pada ponsel itu memang berguna atau sekadar gimmick.



Samsung menyebutkan, mereka memasang sistem "Water Carbon Cooling" untuk memastikan bahwa ponsel dapat memberikan performa yang lancar dan konsisten selama memainkan game Fortnite.

Soal kamera, Galaxy Note 9 memiliki kamera yang sama dengan Galaxy S9 Plus. Ponsel itu memiliki dua kamera 12MP dengan dua aperture (f/1.5 dan f/2.4). Keduanya lensa memiliki Optical Image Stabilization (OIS). Untuk Note 9, Samsung fokus untuk memberikan perbaikan terkait foto dengan memperbaiki software dan kecerdasan buatan (AI).

Mode Scene Optmizier akan bisa menganalisa objek foto dan mengidentifikasi hingga 20 skenario yang berbeda, seperti makanan, binatang peliharaan, matahari terbenam dan lain sebagainya.

Ponsel kemudian akan secara otomatis mengubah tingkat kecerahan, kontras, saturasi dan white balance sebelum ANda mengambil foto untuk memastikan bahwa hasil foto maksimal.

Sejauh ini, ada banyak perusahaan smartphone Android yang mencoba untuk menyediakan optimalisasi AI ini. Sayangnya, tidak semua berhasil.

Samsung juga menambahkan fitur Flaw Detection. Seperti namanya, fitur ini berfungsi untuk mendeteksi "cacat" pada foto, seperti ketika foto mengabur atau ketika objek foto mengedipkan mata ketika foto diambil.

S Pen dari Note 9 memiliki tingkat sensitivitas tekanan yang sama dengan Note 8. Hanya saja, Samsung kini menambahkan Bluetooth pada stylus itu.

Ini memungkinkan S Pen untuk berfungsi sebagai remote shutter untuk kamera. Ia juga bisa berfungsi sebagai clicker ketika Anda melakukan presentasi atau berfungsi mematikan dan menyalakan aplikasi musik Anda.



Untuk menghilangkan kekhawatiran terkait daya tahan baterai S Pen, Samsung memasukkan superkapasitor ke dalam S Pen sehingga ia akan mengisi baterai dengan cepat ketika ia dimasukkan ke dalam ponsel.

Samsung juga menanamkan software DeX langsung pada Galaxy Note 9. Jadi, ketika Anda menghubungkan Note 9 ke monitor eksternal dengan bantuan HDMI adapter, ANda cukup menambahkan keyboard dan mouse untuk mendapatkan pengalaman penggunaan layaknya PC.

Note 9 tetap bisa digunakan seperti biasa ketika DeX sedang berjalan. Anda bisa melakukan swipe pada layar dan menggunakannya layaknya trackpad atau memasukkan SMS pada virtual keyboard jika diperlukan.


(MMI)

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga
Review Gadget

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga

9 hours Ago

Vivo V11 Pro sebagai smartphone segmen menengah memberikan RAM 6GB dan kamera depan 24MP.…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.