Layanan Pemblokir Iklan Mulai Jualan Iklan

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 14 Sep 2016 12:36 WIB
teknologi
Layanan Pemblokir Iklan Mulai Jualan Iklan
Adblock Plus akan mulai menampilkan iklan (foto: The Next Web)

Metrotvnews.com: Aplikasi Adblock Plus baru saja mengumumkan layanan baru. Lucunya, layanan tersebut memungkinkan Adblock Plus menampilkan iklan di peramban penggunanya dan bukan lagi memblokirnya.

Layanan ini akan menggantikan "iklan buruk" dengan "iklan baik" yang lebih ramah dan tidak mengganggu pengguna ketika mengunjungi sebuah situs.

Adblock Plus juga akan meluncurkan Ad Marketplace, yang berisi berbagai iklan untuk bisa tampil di situs atau blog. Ketika pengguna Adblock Plus mengunjungi situs tersebut, semua iklan akan diganti dengan "iklan baik" yang disediakan oleh Adblock Plus.

"Layanan ini memungkinkan dua ekosistem melakukan monetisasi bersama. Ini adalah solusi yang tepat bagi kami dan pengelola situs," tulis Operations and Communications Director Adblock Plus, Ben Williams, di blog resmi Adblock Plus.

Marketplace yang dihadirkan oleh Adblock Plus kali ini diklaim sebagai pengembangan dari program Acceptable Ads yang digagas oleh Adblock Plus sejak tahun 2011. Program tersebut awalnya merupakan sarana untuk menyaring iklan-iklan tertentu di sebuah situs. Iklan yang terdaftar di Adblock Plus tidak akan diblokir meski pengguna telah mengaktifkan semua fitur pemblokiran di Adblock Plus.

Namun menurut Williams, program tersebut kurang berjalan dengan baik karena cukup merepotkan bagi pemilik situs dan pihak Adblock Plus untuk mengatur iklan apa saja yang bsia ditampilkan. Melalui marketplace baru, Adblock Plus berharap akan ada ekspansi pada penggunaan program Acceptable Ads.

Williams juga mengatakan penggunaan marketplace barunya akan senagat mudah. Pengelola situs hanya tinggal memilih iklan yang telah ada, menambahkan beberapa baris kode di situsnya, dan iklan tersebut akan tampil secara otomatis ketika pengguna Adblock Plus mengunjungi situsnya.

Pengelola situs juga akan mendapatkan penghasilan melalui iklan tersebut sebesar 80 persen. Sementara Adblock Plus akan mendapatkan 6 persen, dan sisanya akan digunakan untuk biaya penyediaan layanan. Layanan baru Adblock Plus ini telah diluncurkan dan saat ini masih dalam tahap beta. 

Namun, apakah cara ini akan membuat pengelola situs, Adblock Plus, dan pengunjung situs sama-sama senang? The Verge berpendapat sistem ini memiliki beberapa kekurangan, di antaranya adalah menurunkan valuasi iklan karena posisinya tidak lagi strategis, serta dapat membuat pengguna Adblock Plus terganggu karena iklan akan tetap muncul.

Bagaimana menurut Anda?




(MMI)

Video /