NVIDIA RTX 2060 Rilis 15 Januari, Harga Rp5 Juta?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 30 Dec 2018 11:42 WIB
nvidiahardwaregeforce rtx
NVIDIA RTX 2060 Rilis 15 Januari, Harga Rp5 Juta?
NVIDIA RTX 2060. (WCCF Tech)

Jakarta: Kabar beredarnya kartu grafis keluarga NVIDIA RTX terbaru yaitu NVIDIA GeForce RTX 2060 di 2019 semakin kuat. K

WCCFTech menyebutkan bahwa produk tersebut akan dirilis pada bualn Januari. Informasi ini terungkap dari bocoran yang disebut valid.

NVIDIA GeFoce RTX 2060 bakal dirilis pada tanggal 15 Januari dengan harga USD349 atau sekitar Rp5 juta. Informasi mengenai spesifikasinya juga turut terungkap.

Kabar baiknya, meskipun hadir sebagai seri terendari dari keluarga NVIDIA RTX tapi kartu grafis ini tetap menghadirkan dukungan teknologi real-time ray tracing untuk resolusi 1080p HD, berbeda dari seri RTX 2080 yang menghadirkannya di resolusi 4K.

Prediksi yang beredar NVIDIA RTX bakal hadir dengan dua versi yaitu seri Founder Edition seperti yang dihadirkan NVIDIA pada seluruh keluarga RTX, sehingga muncul harapan bahwa NVIDIA GeForce RTX 2060 bakal dibanderol lebih terjangkau lagi.

NVIDIA GeForce RTX 2060 memiliki spesifikasi dibawah dari RTX 2070 yatu dengan GPU TU106 yang hanya memiliki 1920 CUDA Core, 240 Tensor Core, 30 core RT, dan 48 ROPs. Base clock speed yang dimiliki 1365MHz dan Boost clock 1680 MHz.

Kemudian untuk kapasitas memorinya, NVIDIA GeForce RTX 2060 bakal tersedia dengan memori 6GB GDDR6 dengan 192-bit dan bandwidth 336GBps, lebih besar dari NVIDIA GeForce GTX 1080.

Selain teknologi ray tracing, NVIDIA GeForce RTX 2060 juga masih akan ditanamkan kemampuan rendering NVIDIA DLSS (Deep Learning Super Sampling). Situs VideoCardz sendiri telah mengantongi performa kartu grafis ini dalam mendukung game Battlefield 1 yang sudah kompatibel dengan teknologi ray tracing.

Tercatat bahwa kartu grafis ini mampu menyentuh framerate tertinggi di 90fps tanpa mengaktifkan ray tracing. Sementara saat fitur ray tracing dan DLSS diaktifkan hasilnya menyentuh 88fps. Fitur rendering DLSS membuat tampilan grafis menyerupai tingkat kualitas grafis 4K.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.