Pemenang Telkomsel The NextDev Torehkan Prestasi Baru

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 12 Nov 2018 14:40 WIB
telkomseltelekomunikasistartup
Pemenang Telkomsel The NextDev Torehkan Prestasi Baru
Startup terbaik dalam Telkomsel The NextDev Competition 2016 dan Telkomsel The NextDev Academy 2017 raih dua penghargaan baru

Jakarta: Pemenang ajang Telkomsel The NextDev, Habibi Garden, mengumumkan perolehan prestasi terbarunya, yaitu dua penghargaan tingkat Asia Pasifik di ajang Singtel Group Future Makers 2018.

Dua penghargaan yang diraih Habibi Garden yaitu People Choice Award Asia Pasific Investment Summit 2018 dan Best of the Best Future Makers 2018. Habibi Garden berhasil memboyong penghargaan ini setelah mengalahkan startup dari Australia, Singapura, Thailand, dan Filipina.

"Kami bangga atas kemenangan yang diraih oleh aplikasi The NextDev, Habibi Garden, ini. Melalui kemenangan ini telah membuktikan bahwa karya anak bangsa telah diakui dan sekaligus mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia Pasifik," ujar GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin.

Sementara itu, ajang Singtel Group Future Makers 2018 ditujukan untuk mendorong pngembangan inovasi teknologi lebih jauh ke depan, serta menyelesaikan sebagian masalah sosial dan lingkungan yang tengah dihadapi dunia saat ini.

Pada ajang ini, peserta Singtel Group Future Makers 2018 dari berbagai negara melakukan pitching terkait karya mereka di hadapan juri ahli, Impact Investment Summit 2018 yang terdiri dari Founder and CEO Ideology Group Lisa Cotton, Executive Chairman search365.ai, Robobai.com, and Inawisdom.com Julian Harris, dan Chief Innovation Officer Australian Department of Foreign Affairs and Trade Sarah Pearson.

Pada penyelenggaraan tahun 2018 ini, sebanyak 10 aplikasi menjadi peserta, di antaranya adalah Habibi Garden dan Squline dari Telkomsel Indonesia, Commsync dan ImmCalc dari Optus Australia, Aevice Health dan XCLR8 dari Singtel Singapura, BagoSphere dan The Spark Project dari Globe Filipina, Local Alike dan VT Thai dari AIS Thailand.

Sebagai informasi, Habibi Garden merupakan aplikasi spesialis Internet-of-Things (ioT) dalam ketepatan bidang agrikultur. Aplikasi bertujuan untuk membantu petani dan penanam di Indonesia agar dapat berkomunikasi dengan tanaman mereka, via data dari sensor yang mendampingi tanaman.

Penggunaan sensor Habibi Garden diklaim mampu mengurangi tingkat gagal panen dan meningkatkan produksi hingga 200 persen, dengan cara memantau parameter kunci pertumbuhan tanaman, dari temperatur, kelembapan, curah hujan, kesuburan tanah, kandungan nutrisi tanah, hingga keasaman.

Habibi Garden merupakan startup terbaik dalam Telkomsel The NextDev Competition 2016 dan startup terbaik dalam Telkomsel The NextDev Academy 2017.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.