Intel Perpanjang Kerja Sama dengan ESL

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 18 Dec 2018 18:27 WIB
intelesport
Intel Perpanjang Kerja Sama dengan ESL
Intel telah menjadi sponsor ESL sejak lama.

Jakarta: Intel dan perusahaan esport ESL memperpanjang kerja sama mereka dengan perjanjian bernilai USD100 juta yang akan berlangsung hingga 2021.

Intel akan menyediakan berbagai perangkat komputer untuk pertandingan game dan juga server untuk mendukung turnamen game. Selain itu, mereka juga akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menguji teknologi baru seperti 5G.

ESL bertanggung jawab atas berbagai liga dan turnamen esport di seluruh dunia. Intel Extreme Master, liga yang diselenggarakan oleh ESL, akan memasuki musim ke-14 dan merupakan seri turnamen gaming profesional dunia yang telah berlangsung paling lama.

Melalui perjanjian antara Intel dan ESL, akan muncul turnamen baru dan acara Intel Extreme Master di Tiongkok akan menjadi acara yang berdiri sendiri, lapor CNBC.

Keputusan Intel untuk menanamkan investasi sebesar USD100 juta ini akan membawa mereka semakin dalam di ranah esport. Saat ini, ada banyak merek ternama yang berusaha untuk masuk ke ranah esport.

Intel telah menjadi sponsor dari berbagai cara ESL selama 18 tahun, menjadikan Intel sebagai salah satu perusahaan besar pertama yang masuh ke ranah esport yang kini tumbuh dengan sangat pesat. Menurut perusahaan riset Newzoo, pasar esport akan memiliki nilai USD1,4 miliar pada 2020.

Vice President dan General Manager of Virtual Reality, Intel, John Bonini berkata bahwa Intel "sangat bangga untuk menjadi bagian penting dalam industri esport yang tumbuh pesat."

Dia menyebutkan, kerja sama antara INtel dan ESL akan menciptakan membuka jalan yang akan bisa bertahan lama di industri esport.

"Ini memberikan bukti tentang komitmen Intel pada esport dan memungkinkan kami dan rekan kami di ESL untuk menciptakan kesempatan baru untuk 15 tahun mendatang," kata Bonini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.