Gboard Terima Rangkaian Mini Sticker Bergaya Emoji Baru

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 31 Oct 2018 07:29 WIB
google
Gboard Terima Rangkaian Mini Sticker Bergaya Emoji Baru
Google merilis update untuk emoji stiker Mini pada Gboard di perangkat berplatform Android dan iOS.

Jakarta: Aplikasi keyboard Google Gboard menerima update berisi rangkaian stiker. Google mengumumkan kehadiran emoji Mini bergaya stiker pada Gboard, mengombinasikan pembelajaran mesin dan seni untuk menciptakan stiker ilustrasi berbasis foto diri.

Selain itu, stiker versi emoji ini dapat dikustomisasi sehingga pengguna dapat menjadikan tampilannya seperti yang diinginkan. Cukup potret diri, dan emoji Mini akan menggunakan algoritma pembelajaran mesin Google untuk menampilkan saran terkait warna kulit, gaya rambut dan aksesori.

Dari saran tersebut, pengguna kemudian dapat melakukan kustomisasi sesuai dengan yang diinginkan. Terdapat berbagai opsi yang dapat pengguna gunakan untuk menentukan gaya emoji stiker Mini, termasuk kerutan, bintik di wajah, aksesori mata, tindikan, topi olahraga, dan sebagainya.

Menurut Google, Emoji Mini baru ini mulai bergulir mulai 30 Oktober waktu Amerika Serikat, ke seluruh Gboard di penjuru dunia dan dengan berbagai dukungan bahasa, Android dan iOS. Untuk dapat menikmati perubahan, pengguna harus memastikan update pada aplikasi Gboard.

Sebelumnya, Google juga menggulirkan update untuk Google Home, berisi sejumlah fitur baru, serta fungsionalitas baru di speaker cerdas tersebut. Setelah menerima update, pengguna speaker Google ini akan dapat menambahkan musik atau efek suara untuk buku yang dibacakan dengan suara keras.

Sementara itu, menurut penelusuran APK yang dilakukan oleh 9to5Google, opsi untuk membuka kunci dengan Voice Match di Android perlahan mulai dihilangkan oleh Google. Indikasi pertama yang diungkap situs ini adalah pada opsi Voice Match ini kini tidak lagi tersedia di dua perangkat Google Pixel 3.

Aplikasi Google versi 8.39 untuk Android menampilkan kalimat yang mengungkapkan perubahan mendatang tersebut. Kalimat menyebut bahwa fitur Unlock with Voice Match telah digantikan dengan cara yang lebih aman untuk memperoleh hasil personal saat perangkat dikunci.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.