Traveloka Bakal Disuntik Lagi Rp6,1 Triliun?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 08 Oct 2018 11:34 WIB
startup
Traveloka Bakal Disuntik Lagi Rp6,1 Triliun?
Ilustrasi. (Getty Images)

Jakarta: Traveloka tengah berdiskusi untuk mendapatkan kucuran dana segar sebesar USD400 juta (Rp6,1 triliun), membuat valuasinya menjadi USD4,1 miliar (Rp62,6 triliun).

Dikabarkan, pengumpulan dana ini akan dipimpin oleh dana investasi asing Singapura. Traveloka disebutkan akan menggunakan dana ini untuk melakukan ekspansi bisnis.

Mereka berencana untuk tidak hanya menjual tiket pesawat dan melakukan reservasi hotel, tapi juga tiket untuk konser dan taman bermain. 

"Sekarang kami tidak bisa memberikan konfirmasi, sebagai bagian dari peraturan perusahaan, kami tidak berkomentar akan rumor atau spekulasi di pasar. Kami akan memberikan kabar setelah kami memiliki kabar baru," kata juru bicara Traveloka pada Deal Street Asia

Tahun lalu, Traveloka mendapatkan USD350 juta dari Expedia dan USD150 juta dari JD.com, East Ventures, Hillhouse Capital, dan Sequoia Capital. Pendanaan ini membuat Traveloka menjadi perusahaan dengan valuasi USD2 miliar. 

Bisnis travel online di Asia Tenggara mencapai USD26,6 miliar pada 2017 dan diperkirakan akan naik menjadi USD76,6 miliar pada 2025, menurut laporan dari Google dan Temasek Holdings.

Dalam laporan yang sama, disebutkan ekonomi internet Asia akan meroket dari USD50 miliar pada 2017 menjadi USD200 miliar pada 2025. 

Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia menarik banyak minat startup konsumen dan investor, baik di skala global maupun regional.

Tidak heran, mengingat kelas menengah Indonesia tengah berkembang. Selain itu, penggunaan internet di perangkat mobile di Indonesia juga terus naik.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.