Punya Strategi Baru, Snapchat Optimistis Untung Tahun Depan

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 08 Oct 2018 10:14 WIB
snapchat
Punya Strategi Baru, Snapchat Optimistis Untung Tahun Depan
Bocoran memo CEO Snapchat mengindikasikannya terfokus pada keuntungan untuk tahun 2019.

Jakarta: Tahun 2018 menjadi tahun yang tidak menyenangkan bagi induk perusahaan Snapchat, Snap Inc. Saham perusahaan ini mengalami penurunan selama 12 tahun sebagai akibat perubahan desain yang mendapatkan sambutan kurang baik dari pengguna.

Sementara itu, kondisi ini semakin diperburuk oleh kesuksesan Instagram menghadirkan fitur Stories serupa Snapchat. Dirilis lima tahun setelah Snapchat, pada bulan Juni lalu, Instagram meraih jumlah pengguna aktif harian dua kali lebih besar dari Snapchat.

Bocoran memo yang ditulis CEO Snap Evan Spiegel pada 26 September lalu mengungkap bahwa dirinya terfokus pada keuntungan untuk tahun 2019. Spiegel menyebut bahwa Snap akan mencapai keuntungan dengan menarik perhatian pengguna lama melalui strategi pemasaran baru.

Selain itu, Spiegel juga bertujuan meningkatkan jumlah pengiklan, dan menyebut bahwa perubahan desain selanjutnya pada aplikasi Snapchat versi Android akan membantunya meningkatkan pengguna di pasar berkembang.

Snap Inc. telah memperoleh banyak pengiklan dengan beralih dari tim penjualan langsung ke sistem otomatis yang melelang ruang iklan. Namun metriks Snapchat belum menjanjikan, sebab selama kuartal dua 2018, jumlah rata-rata pengguna harian aplikasi menurun menjadi 188 juta dari tahun sebelumnya sebanyak 191 juta.

Jumlah ini menjadi penurunan tahunan pertama dalam statistik sejarah Snapchat. Sementara itu terkait perubahan desain yang dipersalahkan sejumlah analis untuk permasalahan Snapchat, Spiegel menuliskan dalam memo bahwa Snapchat terlalu terburu-buru.

Tindakan Snapchat ini disebut Spiegel menyelesaikan satu permasalahan, tetapi menciptakan banyak permasalahan lain.

Meskipun demikian, memo yang ditulis Spiegel mengindikasikan optimisme bahwa dirinya dapat membantu aplikasi dan perusahaan menyelesaikan permasalahan yang mereka alami.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.