Kaus Kaki Cerdas Ini untuk Penderita Diabetes

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 28 Nov 2016 09:36 WIB
teknologistartup
Kaus Kaki Cerdas Ini untuk Penderita Diabetes
Kaos kaki cerdas dari Siren Care.

Metrotvnews.com: Startup pelacak diabetes, Siren Care telah membuat kaus kaki cerdas yang dilengkapi sensor suhu untuk mendeteksi peradangan secara real-time untuk penderita diabetes.

Ide kaus kaki cerdas ini berasal dari co-founder Siren Care, Ran Ma, yang memikirkan cara untuk merawat kaki penderita diabetes dan mendapatkan ide untuk membuat wearable yang dapat melacak dan mencegah luka.

Pasien diabetes tipe 1 dan tipe 2 memiliki risiko terkena pembengkakan kaki dan masalah kaki lainnya. Hal ini dapat berujung pada masalah serius seperti infeksi dan amputasi jika dibiarkan berlarut-larut.

Deteksi awal memiliki peran penting untuk mencegah terjadinya komplikasi. Ma dan Co-founder Veronica Tran percaya, sensor terintegrasi adalah kunci menghadapi masalah ini.

Menurut TechCrunch, kaus kaki buatan Siren bukanlah wearable pertama yang dibuat untuk mendeteksi luka pada kaki penderita diabetes. SurroSense Rx adalah alas kaki yang bisa dimasukkan ke dalam sepatu, sementara PressureGuardian dari Tillges Technologies adalah sebuah sepatu yang didesain untuk mendeteksi masalah yang sama.

Namun, menggunakan sepatu terkadang merepotkan dan kaus kaki Siren lebih dekat dengan kulit daripada alas kaki pada sepatu Anda. Pada kaus kaki Siren, sensor-sensor yang diperlukan ditanamkan ke dalam bahan kaus kaki untuk mendeteksi adanya peradangan. Semua informasi yang didapat lalu akan diunggah ke aplikasi pada smartphone untuk memberikan notifikasi pada pengguna.

Semua data yang terkumpul akan disimpan di kaus kaki, aplikasi dan cloud. Ketika kaus kaki ini mendeteksi adanya perbedaan suhu yang tinggi -- yang berarti ada luka pada kaki -- aplikasi ini akan mengirimkan notifikasi pada pengguna untuk memeriksa kakinya.

"Masalah yang dihadapi bisa sesederhana tali sepatu yang masuk ke dalam sepatu dan Anda tidak sadar dan hal ini bisa melukai Anda," kata Ma.

Meskipun kaus kaki ini adalah wearable, ia tidak perlu diisi baterainya. Setiap kaus kaki memiliki baterai penuh yang dapat bertahan selama 6 bulan. Siren berkata, kaus kaki ini hanya "aktif" ketika ia digunakan. Ketika ia dilepas, maka ia akan masuk ke dalam sleep mode. Selain itu, ia juga bisa dicuci menggunakan mesin cuci dan dapat bertahan selama 6 bulan.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.