Facebook Berhenti Kumpulkan Data Pengguna WhatsApp di Eropa

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 18 Nov 2016 12:08 WIB
media sosialfacebookwhatsapp
Facebook Berhenti Kumpulkan Data Pengguna WhatsApp di Eropa
Facebook berhenti mengumpulkan data pengguna WhatsApp di Eropa. (AP Photo / Patrick Sison, File)

Metrotvnews.com: Mengikuti tuntutan dari badan-badan pengawas Eropa, Facebook telah berhenti mengumpulkan data pengguna WhatsApp di benua tersebut, lapor Financial Times.

Keputusan Facebook ini berarti informasi pengguna WhatsApp di Eropa, seperti nomor telepon, tidak lagi diberikan ke Facebook. Namun, Facebook menyebutkan, langkah yang mereka ambil ini bersifat sementara, sambil menunggu ditentukannya peraturan terkait pembagian data ini.

"Kami harap kami dapat meneruskan pembicaraan kami dengan Kantor Komisaris Informasi Inggris dan badan perlindungan data lainnya," kata Facebook. Mereka mengonfirmasi, mereka bersedia berkolaborasi untuk menjawab masalah ini.

Menurut The Verge, Facebook membeli WhatsApp senilai USD19 miliar pada tahun 2014. Namun, mereka baru mulai mengumpulkan data dari pengguna WhatsApp pada bulan Agustus tahun ini. Keputusan Facebook ini mendapatkan kritik dari badan pengumpulan data Eropa. 

Dua puluh delapan badan pengumpulan data Eropa menandatangani surat terbuka yang dikirim ke CEO WhatsApp Jan Koum bulan lalu. Surat tersebut meminta Koum untuk menghentikan pengumpulan data, setidaknya selama peraturan terkait pembagian data ini ditentukan.

Badan Komisaris Perlindungan Data Irlandia mengonfirmasi pada Financial Times bahwa Facebook memang telah menghentikan pengumpulan data pengguna WhatsApp di Eropa minggu lalu. Sebelum ini, Facebook telah diminta untuk menghentikan pengumpulan data ini di Jerman karena dianggap melanggar peraturan terkait perlindungan data nasional.

Selain itu, Jerman juga menuntut Facebook untuk menghapus semua data yang telah mereka kumpulkan dari 35 juta pengguna WhatsApp di negara tersebut. Semetara itu, negara-negara lain di Eropa, seperti Inggris, Perancis, dan Italia tengah melakukan investigasi terkait pengumpulan data yang dilakukan oleh Facebook ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.