Grab Setuju Penggunaan Kendaraan 1.000cc untuk Transportasi Online

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 17 Mar 2017 17:34 WIB
grab
Grab Setuju Penggunaan Kendaraan 1.000cc untuk Transportasi Online
Darmaningtyas, Ketua Bidang Advokasi, Masyarakat Transportasi Indonesia (kanan).

Metrotvnews.com, Jakarta: Ada poin dalam revisi Peraturan Menteri (PM) No. 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek yang Grab Indonesia setujui meskipun ada 3 poin yang mereka tolak.

Poin tersebut adalah tentang izin untuk menggunakan kendaraan berkapasitas mesin 1.000 cc sebagai kendaraan dalam layanan transportasi online seperti Grab.

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, kendaraan dengan kapasitas 1.000cc memiliki harga yang lebih murah, sehingga memudahkan mitra pengemudi mereka untuk mendapatkan mobil.

"Mobil 1.000cc memiliki harga yang lebih terjangkau," ujar Ridzki saat ditemui di Gedung Lippo Kuningan, Jumat (17/3/2017). "Hal ini pada akhirnya akan memungkinkan transportasi umum yang lebih terjangkau."

Namun, pendapat Ridzki ini berkebalikan dengan pendapat Darmaningtyas, Ketua Bidang Advokasi, Masyarakat Transportasi Indonesia. Dia merasa, jika pemerintah mengizinkan penggunaan kendaraan 1.000 cc, maka hal ini berpotensi untuk menambah kemacetan di Jakarta.

Meskipun begitu, pria yang akrab dengan sapaan Tyas ini mendukung keberadaan transportasi online karena dianggap dapat menurunkan biaya transportasi.

"Studi di Indonesia membuktikan bahwa biaya transportasi merupakan 25-40 persen dari total gaji seseorang," ujar Tyas.

"Karena iu, MTI mendorong agar biaya transportasi menjadi semakin kecil. Idealnya adalah 10-12 persen dari gaji."

Selain itu, dia juga berharap, keberadaan transportasi online di Indonesia akan dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai momentum untuk memperbaiki angkutan umum. 


(MMI)

Video /