Mobil Tanpa Sopir Tesla akan Gunakan Teknologi NVIDIA?

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 13 Oct 2016 14:41 WIB
nvidia
Mobil Tanpa Sopir Tesla akan Gunakan Teknologi NVIDIA?
CEO NVIDIA, Jen-Hsun Huang bersama CEO Tesla Motors, Elon Musk

Metrotvnews.com: Perusahaan otomotif Tesla Motors dikabarkan akan menggandeng NVIDIA untuk mengembangkan Tesla Vision, sebuah teknologi komputasi digital yang digunakan untuk mengakomodasi sistem auto-pilot pada mobil Tesla. Menurut Electrek, NVIDIA akan menggantikan posisi Mobileye yang saat ini masih bekerjasama dengan Tesla. 

Jika kabar ini benar, NVIDIA dipastikan akan meraup keuntungan besar mengingat Tesla sangat dikenal sebagai produsen mobil otonom nomor satu saat ini. NVIDIA juga dikatakan akan menyediakan teknologi kepada Tesla. Teknologi tersebut berupa sistem komputasi NVIDIA Drive PX 2 yang telah dikembangkan oleh NVIDIA. 

Menurut Seeking Alpha, NVIDIA diperkirakan akan mendapatkan pendapatan tambahan setidaknya sebesar USD125 juta dalam setahun jika mereka berhasil menjalin kerja sama dengan Tesla. Asumsi tersebut didasari oleh jumlah rata-rata penjualan mobil Tesla yang bisa mencapai 50.000 unit dalam satu kuartal. Tentu saja, pendapatan tersebut akan menambah pendapatan divisi otomotiv NVIDIA yang di kuartal sebelumnya berhasil meraih USD119 juta.

NVIDIA sendiri memang sedang sangat gencar memasarkan teknologi Drive PX 2. Beberapa waktu yang lalu, NVIDIA telah menjalin kerjasama dengan Baidu dengan menghadirkan Drive PX 2 di mobil otonom buatan perusahaan Tiongkok tersebut. 

Digunakannya Drive PX2 di mobil otonom Baidu menandakan NVIDIA mulai memasarkan produknya di pasar. Langkah tersebut dinilai cukup tepat mengingat banyak produsen mobil yang mulai melirik teknologi mobil otonom saat ini.

NVIDIA Drive PX 2 merupakan sistem komputer baru yang dikembangkan NVIDIA khusus untuk mobil otonom. Ia ditenagai prosesor 12-core yang mampu menghasilkan performa hingga 8 teraflops, serta dilengkapi dengan sistem pendingin cair (liquid cooling).

Dengan kekuatan tersebut, Drive PX2 mampu memproses data dari 12 kamera ditambah dengan data dari radar dan sensor ultrasonik secara bersamaan.


(ABE)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.