Headset AR Apple Meluncur Lebih Cepat?

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 07 Dec 2017 17:48 WIB
teknologiapple
Headset AR Apple Meluncur Lebih Cepat?
Headset AR Apple dilaporkan akan diluncurkan lebih cepat dari rumor sebelumnya, yaitu pada tahun 2020.

Jakarta: Bos Catcher, perusahaan pemasok bahan metal untuk bingkai dan casing iPhone dan iPad, Allen Hong menyebut perusahaannya akan memproduksi casing untuk lini produk baru. Sejumlah analis percaya pernyataan tersebut terkait headset AR karya Apple.

Perangkat Augmented Reality (AR) tersebut merupakan perangkat yang disebut oleh analis Piper Jaffray Gene Muster akan lebih populer dan besar jika dibandingkan dengan iPhone. Casing yang akan diproduksi Catcher tersebut diprediksi akan digunakan pada perangkat AR Apple.

Munster dan sebagian besar analis lainnya memprediksi headset AR Apple atau yang lebih sering disebut sebagai Apple Glasses akan diluncurkan pada tahun 2020. Bahkan CEO Apple Tim Cook mengungkap pada beberapa bulan lalu bahwa teknologi AR karyanya belum cukup matang.

Hal tersebut menghalangi peluncuran produk AR pertama Apple tersebut untuk dilakukan dalam waktu dekat. Sementara itu, bos Catcher menyebut bahwa kuartal pertama 2018 akan menjadi waktu sibuk untuk perusahaannya karena produksi bagian dari lini produk baru yang akan dipasoknya.

Quanta, perusahaan yang menangani sejumlah proses perakitan untuk Apple, baru-baru ini menerima lisensi untuk memproduksi kamera optikal AR yang menggunakan komponen dari perusahaan AR asal Israel, bernama Lumus.

Pada bulan lalu, Phone Arena melaporkan Quanta, perusahaan yang merakit Apple Watch dan MacBooks, menyebut headset AR akan siap untuk diluncurkan setidaknya pada akhir tahun 2019. Namun Quanta tidak menyebut perangkat tersebut merupakan perangkat karya Apple.

Perangkat AR yang disebut Quanta akan mengusung nomor model T2888 dan akan menggunakan sistem operasi baru bernama reality Operating System (rOS). Informasi tersebut dinilai mengindikasikan kesiapan Apple untuk meluncurkan produk besar terbarunya pada tahun 2018 atau 2019.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.